Longsor di Bayang Pessel, Warga di Gunung Cerek Terisolasi

Evakuasi di salah satu titik longsor di Bayang Pessel
Evakuasi di salah satu titik longsor di Bayang Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Akibat hujan lebat yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan , Sumatera Barat, Jumat 14 Februari 2020 sore kemarin, mengakibatkan terjadi longsor di beberapa titik nagari di Kecamatan Bayang.

Informasi yang diterima KLIKPOSITIF , lokasi longsor yang pertama terjadi di Nagari Gurun Panjang, tepatnya di Kampung Lereng Bukit sebanyak dua unit rumah tertimpa longsor , diantaranya milik Hendri Eka Putra (48) dan rumah milik Asril (65 ).

baca juga: Meski Tatap Muka Ditiadakan, Para Guru di Pessel Tetap Masuk Sekolah

Lalu, Nagari Talaok, tepatnya di Kampung Bukit Putuih, dan Nagari Gurun Panjang Selatan, tepatnya di Kampung Kampung Putih sebanyak dua unit rumah tertimpa longsor dalam waktu bersamaan. Rumah terdampak itu merupakan milik Datuk Medan (56) dan milik Siti Afrida (51).

Setelah itu, longsor juga terjadi di Nagari Koto Berapak, tepatnya di Gunung Cerek. Meski tidak ada merusak bangunan, namun akses jalan penduduk setempat tertimbun material longsor .

baca juga: Gempa di Pessel, Dirasakan di Sejumlah Daerah di Sumbar

" Longsor bersamaan dengan hujan deras sore kamarin (Jumat 14 Februari). Korban jiwa tidak ada. Namun, kawasan Gunung Cerek masih tertutup longsor ," ungkap Kasi Kedaruratan BPBD Pessel , Husnul Karim saat dihubungi KLIKPOSITIF , Sabtu 15 Februari 2020.

Ia menjelaskan, tepat di Gunung Cerek, ada sekitar 10 titik longsor menimpa badan jalan. Selain, tidak bisa dilalui kendaraan, saat ini warga sekitar menjadi terisolir.

baca juga: Rabu Pagi, Warga Pessel Dikejutkan Gempa

"Kami saat ini turun bersama Dinas PU. Ada, satu kampung yang terisolir. Saat ini, masih kita upayakan," jelasnya.

Selain longsor , banjir juga sempat menggenangi Nagari Koto Berapak tepatnya di Rumah Panjang, Nagari Kapeh Panji di Parak kopi dan NagariTalaok Koto Anyie Lubuk Pasing.

baca juga: Sempat Tersendat, Saat Ini Pesanan Estalase di Pessel Mulai Laris Manis

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi