Banjir Solok, Puluhan Keluarga Mengungsi

Kondisi warga saat mengungsi di pos pengungsian yang disediakan bagi korban baniir
Kondisi warga saat mengungsi di pos pengungsian yang disediakan bagi korban baniir (Ist)

SOLOK KOTA, KLIKPOSITIF - Banjir yang melanda wilayah Kota Solok pada Selasa (18/2/2020) sempat memaksa puluhan keluarga di kawasan Pandan, Kelurahan Pasar Pandan Air Mati kota Solok mengungsi.

Warga memilih mengungsi di tiga lokasi, yakni Surau Pandan, perkantoran Adira Finance dan komplek kantor pos lantaran rumah mereka digenangi banjir yang cukup tinggi akibat luapan aliran Batang Lembang.

baca juga: Kementerian PUPR: 28 Bangunan di Kawasan Saribu Rumah Gadang Ditergetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Menurut salah seorang warga, Rika, dirinya bersama keluarga sudah mengungsi sejak Selasa malam karena rumahnya digenangi banjir sampai setinggi pinggang orang dewasa.

"Kami sudah mengungsi sejak kemarin malam, pas banjir ketinggian air dalam rumah mencapai lebih kurang sepinggang orang dewasa," sebutnya ditemani pengungsi lainnya.

baca juga: Tes Swab Mandiri di Padang, Satu Warga Kota Solok Positif COVID-19

Dia menceritakan banjir melanda kawasan pemukiman warga di daerah Pandan sekitar pukul 04.30, air secara perlahan meluap dari Batang Lembang yang tak mampu menahan tingginya debit air.

Selain itu, air juga membawa berbagai material yang menyumbat aliran drainase sehingga air sangat lambat surut. Petugas juga sudah melakukan pembersihan untuk mempercepat surutnya air.

baca juga: Bertambah Lagi Tiga Orang, Positif COVID-19 Kota Solok Sudah 16 Kasus

Sampai siang tadi, warga sudah banyak yang berangsur pulang untuk membersihkan rumah dari material lumpur dan sampai yang terbawa oleh banjir .

Sementara, Menurut Kalaksa BPBD kabupaten Solok , Ikhlas melalui Kasi Kedaruratan dan logistik, Charles Saputra menyebutkan, sebelumnya ada sekitar 54 keluarga yang mengungsi akibat banjir .

baca juga: Idul Adha 1441 H, Polres Solok Potong Delapan Ekor Ternak

"Siang tadi, Mayoritas warga sudah banyak yang pulang untuk membersihkan rumah dari material yang terbawa banjir ," sebutnya saat dijumpai di kantor BPBD Kota Solok .

Selama dalam pengungsian, kebutuhan konsumsi warga ditanggung oleh pemerintah kota Solok . Termasuk juga ada bantuan dari Baznas kota Solok , PKPU dan unsur lainnya yang memberikan bantuan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas dari dinas terkait masih membantu warga untuk membersihkan lingkungan pemukiman dari material lumpur dan sampah yang terbawa banjir .

Selain memaksa warga kawasan Pandan untuk mengungsi, banjir juga dilaporkan merusak areal pertanian milik warga.

Penulis: Syafriadi | Editor: Ramadhani