Banyak Terima Pengaduan Soal Sengketa Tanah Ulayat, Ini Penjelasan Kapolsek Bayang Pessel

Kapolsek Bayang, Iptu. Advianus
Kapolsek Bayang, Iptu. Advianus (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Persoalan sengketa kepemilikan tanah ulayat terus terjadi di Kabupaten Pesisir Salatan, Sumatera Barat. Sengketa itu tidak jauh, melain sering terjadi antar kerabat sendiri.

Sekelumit persoalan ini salah satunya, diungkapkan, Kapolsek Bayang, Iptu Advianus. Sebab, setiap waktu selalu ada laporan terkait hal itu. Bahkan, tak jarang laporan hanya dimediasi.

baca juga: Tahun Ini, Hewan Kurban di Pessel Berkurang

"Sepanjang 2019, ada sekitar belasan pengaduan. Namun, setelah kita lakukan penyelidikan, tidak ada unsur pidana. Kita kembalikan ke KAN," ungkapnya kepada KLIKPOSITIF , Rabu 19 Februari 2020.

Ia menjelaskan, persoalan sengketa lahan yang ditangani selama ini menjadi tantangan bagi pihaknya. Sebab, minimmya edukasi soal perdata memicu terjadi sengketa.

baca juga: Pemkab Pessel Kucurkan Rp6,7 Miliar untuk Bangun Gedung Penyakit Paru di RSUD Painan

"Kendati demikian, kita tetap hati-hati dalam penanganan. Jika ada pidana, tentu akan kita lanjutkan," terangnya.

Lanjutnya, untuk menengahi kerapnya terjadi soalnya pengaduan sengketa lahan tersebut, pihaknya selalu meningkatkan upaya sosialisasi melalui Bhabinkatibmas.

baca juga: Pasca Ditetapkan Zona Kuning, Sekolah di Pessel Kembali Belajar Secara Online

"Salah satunya, untuk memberikan pemahaman. Karena, bagaimana-pun kita harus selalu bisa menengahinya dan berkoordinasi dengan KAN yang ada," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi