Menyedihkan, Rumah Tahfiz Pasanehan Lasi Agam Ini Terancam Ambruk

Rumah Tahfiz di Pasanehan
Rumah Tahfiz di Pasanehan (KLIKPOSITIF/HATTA RIZAL)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Rumah Tahfiz di Dusun Aia Taganang, Jorong Pasanehan, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Agam -Sumbar, berada dalam kondisi menyedihkan.

Sebabnya, bangunan kayu berukuran 5x7 meter tersebut, kondisinya sudah tak layak sehingga mengganggu aktivitas belajar sebanyak 39 santri lokal.

baca juga: Kembangkan Ekonomi Umat dan Kemanusiaan, MUI Pariaman Jalin Kerjasama dengan ACT

Wali Jorong Pasanehan Indra Gusti mengatakan, struktur bangunan sudah dimakan usia dan bisa saja ambruk.

''Dinding dan lantainya sudah lapuk, saat ini kondisinya tak mendukung dalam kegiatan belajar-mengajar,'' katanya, Kamis 20 Februari 2020.

baca juga: Penambang Emas Tradisional di KPGD Berharap Kemali Bisa Menambang, Polisi: Kalau Ilegal Jelas Langgar Hukum

Bagian atapnya, juga sudah banyak bocor. Jika terjadi hujan, para santri terpaksa harus pindah ke sisi bangunan yang tak basah.

''Tak ada meja di sini, WC juga tak ada. Listrik saja, kita masih numpang ke rumah warga di sebelah,'' lanjut Indra.

baca juga: Pembayaran Pajak di Pariaman Meningkat, ini Faktor Utamanya

Dahulunya, bangunan itu merupakan kedai kopi yang kemudian dibeli dan dijadikan sebagai Rumah Tahfiz sejak 2016. Di sana, ada sebanyak 3 tenaga pengajar yang digaji sukarela masing-masing 350 ribu rupiah perbulan. Sementara untuk uang sekolah santri, pengurus sama sekali tak membebankan biaya, juga hanya sekedar uang sukarela saja. Aktivitas belajar-mengajar dilakukan setiap Kamis-Sabtu, mulai pukul 15.00-18.00 WIB.

''Untuk operasional berupa gaji maupun ATK, kita galang secara swadaya, itu pun sering kesulitan,'' sambungnya.

baca juga: Lebih Separuh Anggota DPRD Pessel Dukung Pembentukan Perda CSR

Rumah Tahfiz ini sepertinya luput dari perhatian pemerintah, padahal di sini dibentuk karakter anak-anak agar mencintai Alquran. Pengembangan Rumah Tahfiz ini harus menjadi perhatian bersama dan donasi dana jelas sangat dibutuhkan.

Lokasinya, berada 5 kilometer dari Jalan Raya Kubang Putiah-Lasi, atau belok kanan dari Simpang Pasanehan.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri