Jalan Panjang Syaiful Ardi Menjahit Tali Kasih

Kedekatan Syaiful Ardi dengan anak-anak
Kedekatan Syaiful Ardi dengan anak-anak (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan tidak lama lagi akan dihelat. Banyak tokoh mulai mulai bermunculan dan menyatakan sikap untuk maju menjadi orang nomor satu di negeri sejuta pesona itu.

Mulai dari petahana Hendrajoni, Rusma Yul Anwar, Syaiful Ardi, Syaidal Masfiudin, Ali Tanjung, Syafrizal Ucok, Afrizon Nazar, Doni AHY, Jon Sastri, Risnaldi hingga kalangan muda Faldo Maldini dan Yosi Afrianto.

baca juga: KPU Prediksi Jumlah Pemilih Pemula di Pessel Bertambah pada Pilkada 2020

Sederetan nama tersebut punya cara masing-masing untuk dekat dengan masyarakat Pessel .

Bemodalkan silaturahmi dari hati ke hati Syaiful Ardi terus menjahit kasih bersama masyarakat dari titik ke titik dari Sibingkeh hingga Tapan (ujung ke ujung Pessel ). Putra Ranah Pesisir ini termasuk tokoh lama dan terus menjaga hubungan dengan masyarakat.

baca juga: KKN di Tengah Pandemi, Mahasiswa KKN UNRI di Pessel Bagi-bagi Masker

Walaupun menetap di Kota Padang namun hari-harinnya dihabiskan bersama masyarakat. Seolah tak ada letihnya. Sehingga dia menjadi salah satu tokoh yang diperhitungkan dalam pesta demokrasi di Pessel .

Tak pandang bulu, mulai dari kaum muda, ulama, ninik mamak bahkan dengan ibu-ibu Syaiful bisa melebur. Tak butuh waktu lama dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unes Padang ini bisa dekat dengan masyarakat. Apalagi hubungan itu telah dibangunnya sejak 2014 lalu.

baca juga: Belajar dari Korsel, KPU Pessel Optimis Target Partisipasi Pemilih Tercapai

Kedekatan itu juga yang mengantarkannya menduduki kursi DPRD Sumbar dari Partai Hanura. Namun pada Pileg 2019 Syaiful Ardi tidak lolos karena suara partainya dibawah Nasdem walaupun suara pribadinya 12 ribu lebih (melebihi anggota dewan yang duduk saat ini dari Dapil 8 Pessel - Mentawai).

Hampir setiap kegaitan masyarakat apakah itu mulai dari pesta pernikahan, malewa datuk, kematian, hingga kegiatan majelis taklim selalu menyempatkan diri untuk hadir.

baca juga: KGPPL Kambang Barat Pessel Kembangkan Kafe Apung Jadi Pusat Ekowisata

Tidak hanya itu, Syaiful Ardi selalu membuka diri bagi siapa saja. Bahkan rumahnya terbuka 24 jam bagi masyarakat mengadu nasib, berdiskusi atau sekedar berkelakar dengan tokoh murah senyum ini.

Tak terhitung juga anak Pesisir Selatan dibantunya untuk tetap bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Hal itulah yang membuat rumahnya selalu ramai dikunjungi kalangan muda yang mayoritas mahasiswa Pessel yang kuliah di Padang. Hal itu yang membuat dukungan banyak datang kepadanya termasuk di media sosial.

Salah satu contoh, Syaiful mengaku tidak tahu hingga kini siapa yang menggagas akun media Facebook dan WhatsApp "Relawan Syaiful Ardi".

"Saya membangun hubungan tidak atas dasar kepentingan. Silaturahmi yang dibangun dari hati akan bertahan lama, bagi saya itu kuncinya. Sementara kepentingan akan habis jika kepentingan itu telah selesai," katanya, Kamis, 20 Februari 2020.

Suami Desmi Werita ini mengaku lebih banyak bertemu masyarakat dibandingkan di rumah. Kadang hanya untuk mendengarkan curhat dari berbagai kalangan.

"Saya punya jadwal rutin, kadang sampai seminggu penuh bertemu masyarakat. Istri maklum dan mensuport," katanya sambil tersenyum.

Sementara soal Pilkada dia mengaku tergantung permintaan masyarakat. Jika masyarakat berkehendak kepada Tuhan labuhan nasib diserahkan.

"Prinsip saya akan terus menjaga tali kasih, kalau ada dorongan tentu saya juga siap selama tetap bersama-sama masyarakat," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir