KPU Pasbar Rekrut 57 Anggota PPS, Ayo Daftar

Pelamar calon anggota PPS saat mendaftar di Kantor KPU Pasaman Barat
Pelamar calon anggota PPS saat mendaftar di Kantor KPU Pasaman Barat (KLIKPOSITIF/Irfan Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat , Sumbar, lakukan perekrutan calon anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS ). Perekrutan itu dilakukan selama tujuh hari.

"Kita akan merekrut sebanyak 57 calon anggota PPS , dan nantinya akan disebar di 19 nagari yang ada, jadi 3 orang akan ditempatkan di tiap nagari," sebut Ketua KPU Pasaman Barat , Alharis, kepada KLIKPOSITIF , Jumat (21/2/2020).

baca juga: Cerita Pengusaha Otomotif di Pasbar yang Kembangkan Kapulaga dari Hasil Sawit

Ia mengatakan, pembukaan perekrutan calon anggota PPS telah dibuka sejak Selasa 18 Februari 2020 sampai Senin 24 Februari 2020 mendatang. "Sudah ada sekitar 50 orang pelamar yang telah mendaftar," katanya.

Lanjut Alharis, calon anggota PPS minimal berusia 17 tahun dan akan bertugas selama delapan bulan. "Info bisa dilihat di papan pengumuman yang tersebar di nagari," paparnya.

baca juga: Warga Pasbar Sudah Boleh Gelar Resepsi Pernikahan, Ini Syaratnya

Alharis memastikan, para anggota PPS yang terpilih nantinya, tidak akan terlibat politik praktis dan tidak menjadi tim sukses salah satu partai atau pasangan calon .

Sambungnya, para pendaftar akan menandatangani surat pernyataan tidak terlibat partai politik. Masyarakat juga memiliki ruang menanggapi calon anggota PPS yang direkrut.

baca juga: Anggota Bamus Nagari Kapa Dilantik, Bupati Pasbar Ajak Semua Unsur Bangun Nagari

Untuk itu, Alharis meminta masyarakat, agar tidak sungkan menyampaikan informasi, jika melihat ada anggota PPS yang terlibat aktif dalam partai politik atau tim sukses salah satu calon.

Ia menerangkan, penyelenggaaran Pilkada 2020 tidak serumit Pemilu Serentak 2019. Ia yakin, anggota PPS tidak akan sakit, karena beban kerja yang tidak terlalu banyak.

baca juga: 32 Personel Polisi Resor Pasbar Naik Pangkat

"Kami meyakini saat pilkada nanti, beban kerjanya beda dengan pileg dan pilpres, untuk pilbup dan pilgub ini hanya satu per surat suara, artinya hanya ada dua lembar surat suara," terang Alharis.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi