Tragedi Pramuka Susur Sungai, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 9 Orang

Konferensi Pers kejadian hanyut SMPN 1 Turi Sleman
Konferensi Pers kejadian hanyut SMPN 1 Turi Sleman (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)
SLEMAN, KLIKPOSITIF -

Pasca ditemukannya satu korban hanyut atas nama Faneza Dida pada pukul 10.15 WIB, Sabtu 22 Februari 2020, dua orang korban kembali ditemukan pada pukul 10.35 WIB. Penemuan ini membuat jumlah korban meninggal dalam kejadian ini bertambah menjadi 9 orang dan 1 orang lagi dinyatakan masih hilang.

Tim DVI Polda DIY saat press conference menjelaskan sementara untuk dua korban yang baru ditemukan ini satu orang baru diketahui identitasnya. Pihaknya masih menunggu identifikasi terhadap satu korban lagi.

baca juga: Selamatkan Anak Kecil, Seorang Pria Tewas Terseret Arus di Agam

"Satu jenazah yang baru diidentifikasi atas nama Nadine Fadilah, siswi kelas 7D berumur 12 tahun yang beralamat di Kenaruhan RT 5 RW 18 Donokerto, Turi dengan ciri-ciri kuning langsat dan berpostur tinggi. Namun satu jenazah lagi masih tengah diidentifikasi oleh Tim DVI," ujarnya.

Hingga kini, berdasarkan catatan informasi korban hilang di posko masih ada 2 nama yang belum diketahui. Tapi untuk satu jenazah sudah ditemukan dan masih belum diketahui identitasnya.

baca juga: Adanya Larangan Mudik , Ini Tanggapan Ikatan Mahasiswa Minang Yogyakarta

"Satu korban masih belum kita temukan tapi untuk titik kemungkinan sudah diketahui karena sempat tampak tapi hilang kembali," katanya.

Dua nama yang belum diketahui tersebut adalah Yasinta Bunga, 13 tahun, siswi kelas 7B, warga Dadapan RT5 RW 27, Donokerto, Turi, Sleman, dengan ciri ada tahi lalat, tinggi 150cm dan 40kg, kulit putih, rambut agak keriting sepinggang. Kemudian Zahra Imelda, 12 tahun, kelas 7D, warga Kenteng, Wonokerto, Turi, Sleman, dengan ciri hitam manis, tinggi 140 cm, rambut sebahu bergelombang.

baca juga: Didatangi Polisi, Solidaritas Pangan Jogja Surati Presiden Jokowi

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi