Pascagempa, BPBD Sebut Kondisi Mentawai Aman

Ilustrasi
Ilustrasi (Liputan6.com/Sangaji)

PADANG, KLIKPOSITIF – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai, Nurdin, menyebut kondisi Mentawai pascagempa 5,8 SR masih aman dan belum dilaporkan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

“Guncangan gempa ini sangat kuat sekali dirasakan di wilayah Pagai Selatan. Tapi sebagian besar warga disana, baik di bagian barat maupun timur, itu telah direlokasi ke tempat ketinggian. Kalau mereka panik ada gempa , itu wajar karena sangat manusiawi. Tapi mereka tidak terlalu panik jika ada ancaman tsunami,” kata Nurdin, Rabu 24 Agustus 2016.

baca juga: Pakar Gempa Ingatkan Warga Terkait Gempa dan Tsunami yang Masih Mengancam Kota Padang

Nurdin melanjutkan, sebagian besar bangunan masyarakat di kawasan Pagai Selatan adalah bangunan semi permanen dan terbuat dari kayu, sehingga kecil kemungkinan guncangan gempa itu merusak bangunan tempat tinggal masyarakat.

Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 5,8 SR terjadi di wilayah 24 kilometer barat daya pulau Pagai Utara, (atau di wilayah 155 kilometer barat daya Muko-muko Bengkulu seperti yang diberitakan sebelumnya), Rabu 24 Agustus 2016. Gempa ini terjadi sekitar pukul 20.48 WIB di lokasi 2.95 LS-100.07 BT. Gempa yang berkedalaman 21 kilometer tersebut tidak berpotensi tsunami.

baca juga: 150 Rumah dan Infrastruktur Publik Rusak Akibat Gempa 6,1 SR di Maluku Tengah

Tak hanya dirasakan di kawasan Pagai, tapi BMKG menyebut gempa ini juga dirasakan warga di kawasan  Siberut dan Sikakap Mentawai, Kota Padang, Painan, dan Solok dengan skala intensitas II hingga III MMI.

Penulis: Iwan R