M Fadhli, Bakal Calon Wali Kota Bukittinggi dengan CV Eropa

Fadhly (Baju Putih) Saat Diwawancarai Wartawan
Fadhly (Baju Putih) Saat Diwawancarai Wartawan (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - 3 pasang calon perseorangan sudah menyerahkan kelengkapan berkas ke KPU Bukittinggi . Mereka yakni Ramlan Nurmatias-Syahrizal, M.Fadhli-Yon Afrizal dan Martias Tanjung-Taufik.

Dari ketiga bakal calon, terutama untuk wali kota, M.Fadhli adalah wajah baru dalam dunia politik Bukittinggi .

baca juga: Soal Pilkada Bukittinggi-Agam, Dandim Sebut TNI Tetap Netral

Tak pernah terdengar sebelumnya. Maklum, ia baru pulang kampung 2016 silam.

Kendati demikian, profil Fadhli amatlah mengkilap. Ia bercitarasa Eropa, lama menetap di Jerman.

baca juga: Golkar Sumbar: Koalisi Poros Baru Buka Pendaftaran Pasangan Bacalon Gubernur Besok

Fadli merupakan lulusan dalam program master di Universitas Duisburg-Essen, Jurusan Teknik Informasi dan Komunikasi.

Lepas kuliah, ia bekerja di sana di perusahaan berbasis Informasi dan Komunikasi, sesuai dengan background pendidikannya.

baca juga: Update COVID-19 di Bukittinggi, 811 Sampel Negatif

Sementara pendidikan S 1-nya, ditempuh di Universitas Indonesia dalam Fakultas Teknik Elektro.

"15 tahun Saya di Jerman, Sekarang saya di kampung, dan ingin mengabdi secara nyata," sebutnya.

baca juga: Ber KTP Bengkulu, Satu Keluarga Dinyatakan Positif COVID-19 dan Dirawat di RSAM Bukittinggi

Kekinian, Fadhli sudah menyerahkan sebanyak 8991 tanda dukungan ke KPU pada Minggu 23 Februari 2020 kemarin.

Ia menyebut, langkah ini adalah awal perjuangan dalam perhelatan Pilkada Bukittinggi .

"Kita step by step, target kita lolos verifikasi dan selanjutnya menang Pilkada Bukittinggi , kita akan perjuangkan dukungan yang sudah kita peroleh," ujarnya.

Dalam konstelasi politik Bukittinggi , Fadhly memilih Yon Afrizal sebagai pendamping. Yon Afrizal adalah Mantan Kepala Sekolah SMKN 1 Bukittinggi , dan menjadi satu-satunya tokoh di bidang pendidikan dari bakal calon perseorangan yang ikut Pilkada.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Rezka Delpiera