Ini Alat yang Digunakan Perampok Memukul Kepala Nenek Penjual Pisang di Bukittinggi, Pelakunya Tiga Orang

Kapolsek Kota AKP Dedy
Kapolsek Kota AKP Dedy (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF --Seorang nenek, pedagang pisang dirampok di Bukittinggi , Selasa 25 Februari 2020. Korban adalah Nur Henim (56) biasa dipanggil Yen, warga yang mengontrak di RT 4 RW 1 Kelurahan Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.

Ia menderita luka di bagian kepala sebelah kiri, pipi dan mulutnya bengkak dipukul rampok.

baca juga: Peduli COVID-19, Komunitas Sepeda di Bukittinggi Ini Bagi-bagi Masker

Kapolsek Kota Bukittinggi AKP Dedy Adriansyah Putra mengatakan, berdasar keterangan korban, pelaku berjumlah 3 orang.

"Korban sepertinya sudah diintai dari rumahnya, lokasi dari rumah ke TKP berjarak 300 meter,"sebutnya.

baca juga: Nadiem Mengaku Jadi Menteri Membuat Frustasi

Awalnya, kata Kapolsek, korban hendak menuju pasar, sesampai di jalan Belakang Masjid Baitul Jalal Mandiangin, korban dipepet pelaku menggunakan sepeda motor.

"Lalu pelaku merampas tas korban, ia sempat berteriak dan pelaku langsung memukul korban hingga tak berdaya, kejadian sekitar pukul 05.45 tadi,"jelas Kapolsek.

baca juga: Fadli Zon Nilai Perlu Terobosan Selesaikan Konflik Palestina -- Israel

Kemungkinan, katanya, korban yang berusia 56 tahun itu, dipukul menggunakan sebuah batu, karena di TKP ditemukan batu yang ada bekas darah.

"Pelaku mengambil uang tunai 8 juta, emas 5 gram dan satu unit hape, kerugian kita taksir sekitar 17,5 juta rupiah, sementara korban sudah berada di RSAM,"jelasnya.

baca juga: WHO: Masih Ada Harapan untuk Mengendalikan Wabah COVID-19

Saat ini pihak Kepolisian tengah berusaha mengungkap pelaku dengan memeriksa sejumlah saksi.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri