Telkom Terus Kaji Peluang Kerja Sama dengan Netflix

Netflix
Netflix (net)

KLIKPOSITIF - Direktur Consumer Service Telkom Indonesia Siti Choiriana mengatakan bahwa saat ini masih melakukan komunikasi yang intensif dengan Netflix . Pasalnya Telkom menjadi satu-satunya vendor yang masih menutup akses untuk Netflix di Indonesia.

"Sampai dengan saat ini kami masih intens untuk bicara tadi dan belum ada titik temu, nih. Tapi mudah-mudahan dalam waktu dekat ketemu titik temunya," ujar Siti dilansir dari Suara.com

Seandainya nanti sudah ada keputusan, publik akan diberi tahu. Hanya saja Siti tidak menyertakan waktu kepastian yang dimaksud. Terkait komunikasi yang dilakukan, Siti menyebut bahwa Telkom sama sekali tidak memberikan perlakuan istimewa kepada pihak-pihak yang ingin bekerjasama dengan perusahaan BUMN itu.

baca juga: Ini Cara Menghapus Background Foto dengan Rapi dan Detail

Siti mencontohkan, seluruh konten seperti Hooq dan iFlix juga bertemu untuk membicarakan konten dalam hal aspek legal, bisnis, dan teknis agar bisa masuk dalam keluarga besar IndiHome. "Nah, dalam konteks legal, bisnis, dan teknis tadi kami belum fit, belum ada titik temu dengan mereka ( Netflix ). Jadi tunggu saja," imbuhnya.

Secara terpisah, VP Corporate Communication Telkom Indonesia Arif Prabowo memastikan bahwa tidak ada diskriminasi pada seluruh mitra yang akan bekerja sama dengan Telkom , termasuk Netflix . Saat ini, kata Arif, Telkom hanya bekerjasama dengan pihak yang mengacu pada peraturan yang ada. Ringkasnya, peluang bekerjasama dengan Telkom akan ada jika Netflix mau mengikuti ketentuan yang berlaku.

baca juga: Beda Dari Biasa, Ini Rekomendasi Lomba HUT RI 17 Agustus di Masa Pandemi

"Kalau pihak Netflix mau bekerjasama dengan kita ya harus memenuhi semua yang ada di dalam kerjasama dengan mitra yang sudah bekerja sama dengan kita," sebut Arif.

Menyoal anggapan adanya trik bisnis di balik penutupan akses ini, Arif menegaskan bahwa itu sama sekali tidak benar. Lebih dari itu, Telkom berkomitmen untuk melindungi kepentingan masyarakat Indonesia dengan mematuhi aturan yang dibuat pemerintah. "Tapi kita juga melihat dari peraturan yang ada. Baik itu konten, terutama konten. Apakah sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Termasuk dengan kondisi masyarakat kita," pungkasnya.

baca juga: Ini Cara Cetak Kartu Ujian SKB Bagi CPNS

Editor: Ramadhani