Dilaporkan Hilang, Lansia di Pasaman Ditemukan Meninggal Dunia

Duwahap saat di evakuasi dari sungai batang timah di Kecamatan Tigo Nagari
Duwahap saat di evakuasi dari sungai batang timah di Kecamatan Tigo Nagari (Basarnas)

PASAMAN , KLIKPOSITIF - Duwahap (64) warga Kampung Anau, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman , ditemukan meninggal dunia setelah dinyatakan hilang sejak Sabtu (29/2/2020) lalu. Ia ditemukan Tim SAR gabungan di tengah sungai batang timah.

"Korban telah kita temukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 11.50 WIB, Selasa (3/3/2020) di tengah sungai," ujar Kepala Pos Basarnas Pasaman , Zulfahmi kepada KLIKPOSITIF .

baca juga: Sepeda Kian Digemari, Ada Rentalnya di Bukittinggi

Ia mengatakan, pihaknya baru menerima laporan pada Senin (2/3/2020), bahwa ada orang hilang di Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari. Kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk dilakukan penyisiran," katanya.

Zulfahmi menjelaskan, peristiwa hilang nya korban bermula, pada Sabtu (29/2/2020) lalu, korban dilaporkan hendak menuju rumah anaknya, namun korban tidak pernah sampai ketujuan. Dari keterangan yang dihimpun, korban terlihat terkahir kali di sekitar di labuh lurus, Jorong Kampung Tabek, Nagari Malampah.

baca juga: Pulang dari Palembang, Warga Solok Positif Covid-19

Lanjutnya, korban saat itu terlihat sedang berkendara dengan sepeda motor miliknya, namun motor korban tiba-tiba mogok. Setelah motor nya mogok, korban terlihat oleh saksi berjakan menuju sungai, namun saksi tidak bisa menjelaskan tujuan korban saat itu menju sungai batang timah.

Selain dari keterangan yang dihimpun, dikuatkan dengan dilakukan pelacakan signal dari BTS Batang Timah Kabupaten Pasaman , signal HP korban berada di sekitar batang timah Kabupaten Pasaman . Sehingga Tim gabungan yang terlibat yakni dari Basarnas, BPBD, Polsek, Koramil, perangkat nagari dan masyarakat menuju titik sasaran," jelasnya.

baca juga: Tren Bersepeda, Penjualan Sepeda Meningkat di Bukittinggi

Kemudian kata Zulfahmi, atas informasi yang dihimpun dan pelacakan melalui BTS itu, pihaknya bersama tim terlibat menyisir sungai batang timah dan korban pun ditemukan di tengah sungai di apit dua buah batu dengan di tutupi batang kayu.

"Posisi tubuh korban saat kita temukan di dalam air dan alam kondisi meninggal dunia, jarak korban dari lokasi awal dilaporkan sekitar tiga kilometer dari posisi ditemukan," katanya.

baca juga: Soal Anggaran COVID-19 di Pessel, DPRD Minta Pengawasan Penegak Hukum

Korban saat ini telah dievakuasi ke Puskesmas terdekat, namun untuk proses selanjutnya masih menunggu kesepakatan dari pihak kepolisian dan keluarga korban. "Apakah nanti dilakukan otopsi, kita tidak tau, itu tergantung dari pihak kepolisian dan pihak keluarga," imbuhnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Ramadhani