Narapidana di Lapas Pariaman Ikuti Turnamen Futsal

Narapidana di lapas kelas ll B Pariaman saat bertanding futsal
Narapidana di lapas kelas ll B Pariaman saat bertanding futsal (rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Narapidana di Lapas Kelas ll B Pariaman ikuti turnamen futsal yang digelar oleh Kepala Lapas itu sendiri di lapas tersebut.

Edy Junaedi, Kepala Lapas Kelas ll B Pariaman mengatakan ide untuk membuat turnamen futsal mencuat setelah dirinya melihat bahwa warga binaan tersebut kurang aktifitas.

baca juga: Razia Balap Liar, Polres Pariaman Amankan 37 Unit Sepeda Motor

"Selain untuk aktifitas, ini bertujuan untuk membangun kesehatan warga binaan sendiri. Mereka yang terlibat dalam turnamen adalah narapidana yang tersandung kasus narkotika. Nah harapannya dengan demikian bisa menghilangkan kecanduan dengan olahraga," ungkap Edy yang baru menjabat sebagai Kepala Lapas dalam satu setengah bulan ini.

Turnamen tersebut dimulai pada pukul 16.00 WIB pada Selasa (03/03/2020). Seluruh peserta tampak antusias, begitupun dengan penonton yang semuanya merupakan warga binaan.

baca juga: Dianggap Tabu, Desa ini Larang Pengantin Berjoget di Pesta Pernikahan

Menanggapi hal itu, Edy mengatakan untuk kedepannya pihaknya akan lebih menggiatkan lagi aktifitas serupa bahkan dia mengatakan agar aktifitas dari warga binaan tidak hanya dapat membangun kesehatan fisik dan mental namun dapat menumbuhkan produktifitas.

"Iya, kami tengah berbenah untuk memberdayakan warga binaan. Tentu tidak hanya untuk membangun kesehatan fisik dan mental saja. Sudah ada program program lainnya juga untuk menggali produktifitas narapidana ," sebut Edy.

baca juga: Sudah 50 Warga Binaan Lapas Pariaman Terima Asimilasi COVID-19

Lebih lanjut dikatakannya, warga binaannya juga mengikuti kegiatan Pramuka, hafis quraan, kesenian dan budaya.

"Selain itu mereka juga kami berdayakan untuk menyulam. Pokoknya segala macam program kami lakukan semampu kami, meskipun dalam kondisi terbatas," jelas Edy.

baca juga: Pemko Pariaman Buka Jalan Untuk Pengembangan Daerah Tepian Air

Untuk saat ini Edi mengatakan, jumlah narapidana yang ada di lapas tersebut masih membludak melebihi kapasitas yang ada.

Pihaknya sudah menjajaki kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk menciptakan kondisi yang efektif demi keberhasilan pembinaan narapidana .

"Harapan kami, ketika narapidana bebas setelah menjalani pembinaan, mereka tidak lagi masuk ke sini, dan untuk yang belum pernah masuk jangan sampailah menjadi narapidana di sini," kata Kalapas baru itu.

Penulis: Rehasa | Editor: Rezka Delpiera