RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi Belum Siap Tangani Pasien Corona

Wagub Sumbar Nasrul Abit didampingi Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat meninjau RSUD Achmad Mochtar
Wagub Sumbar Nasrul Abit didampingi Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias saat meninjau RSUD Achmad Mochtar (Istimewa)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan rumah sakit M Djamil Padang dan Achmad Mochtar Bukittinggi siap menampung pasien corona . Dua rumah sakit tersebut punya fasilitas untuk isolasi dan penanganan virus tersebut.

Namun setelah dicek oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, ternyata RS. Achmad Mochtar belum siap, karena ada beberapa fasilitas pendukung yang tidak mencukupi.

baca juga: Hari Ini Pasien Sembuh COVID-19 di Pessel Bertambah 9 Orang, Positif Baru 5 Orang

"Kemarin (3/3) sudah saya cek, ternyata mereka belum siap karena ada pelataran yang belum mencukupi," katanya, Rabu, 4 Maret 2020.

Dijelaskannya, untuk menangani pasien dengan gejala corona membutuhkan 70 set alat pelindung diri (APD). Sementara di Achmad Mochtar tidak tersedia sebanyak itu.

baca juga: Pemain Sepakati Pemotongan Gaji, Barcelona FC Terhindar dari Kebangkrutan

"Sekarang Achmad Mochtar hang punya 17 alat pelindung diri (APD), dulu waktu wabah flu burung memang masih banyak. Untuk itu mereka belum siap karena peralatan tidak memadai. Sekarang M Djamil satu-satunya," jelasnya.

Jadi, lanjut Nasrul, langkah selanjutnya jika ada pasien yang positif terinfeksi virus corona memiliki gejala demam, batuk pilek, gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, dan letih lesu langsung di rujuk ke M Djamil.

baca juga: Hari Ini, 11 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Meninggal 1 Orang

"Sebagai bentuk antisipasi, sebaiknya rumah sakit Achmad Mochtar jika suspect pasien terinfeksi virus corona langsung saja ke rumah sakit M. Djamil," katanya.

Ditegaskan Nasrul Abit, bukan berarti Achmad Mochtar menolak suspect pasien terinfeksi virus corona , tapi untuk menjaga terjadinya lonjakan pasien virus corona di Bukittinggi. Untuk itu tahap awal lebih baik pasien dikirim dulu ke rumah sakit M. Djamil.

baca juga: Hasil Rapid Test, Puluhan Orang Pengawas TPS di Pasaman Barat Reaktif Covid-19

"Untuk itu saya sarankan, jika ada yang mengalami gejala demam, batuk, sesak, dan gangguan pernafasan, serta mempunyai riwayat berpergian ke luar negeri langsung saja ke M. Djamil," ungkapnya.

Ia mengatakan sejauh ini, belum ada laporan atau pasien di Sumbar yang terinfeksi virus corona . Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada, tapi tidak boleh panik.

Bentuk kewaspadaan yang dapat dilakukan adalah dengan mencuci tangan memakai sabun pada air yang mengalir, tutup mulut saat bersin atau batuk dan konsumsi makanan bergizi.

"Banyak mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir