Butuh Rp70 Miliar untuk Penyelesaian Jalan Pessel Tembus Solok

Nasrul Abit saat meninjau jalan Pasar Baru-Alahan Panjang
Nasrul Abit saat meninjau jalan Pasar Baru-Alahan Panjang (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pengerjaan jalan Pasar Baru (Pessel)-Alahan Panjang (Kabupaten Solok) diupayakan selesai tahun 2021. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit usai meninjau jalan Pasar Baru-Alahan Panjang, Rabu (4/3/2020) sore.

Dikatakan Nasrul Abit , total panjang jalan tersebut 44 kilometer (km), hingga saat ini yang sudah terselesaikan sepanjang 23 km, dan masih tersisa 21 km yang belum terselesaikan.

baca juga: Kasus Meningkat, Wagub: Keluar Masuk Sumbar Harus Kantongi Surat Aman COVID-19

"Untuk menuntaskan jalan ini, dibutuhkan anggaran lebih kurang 70 miliar, tentu ini dibutuhkan berbagai upaya, baik dari APBD Provinsi atau APBN" ungkapnya.

Jika jalan yang menghubungkan dua daerah tersebut dapat diselesaikan, Nasrul Abit optimis akan memberikan dampat positif bagi kedua daerah tersebut, terutama efisiensi waktu dalam membawa hasil daerah masing-masing.

baca juga: Nasrul Abit: Pandemi COVID-19 Ujian Kualitas Keimanan dan Ketaqwaan

"Pessel bisa membawa hasil perikanannya ke Solok lebih cepat, begitu juga dengan Solok yang bisa membawa hasil sayur-sayuran nya. Jika dihitung akan memangkas jarak sekitar 80 km, jika dibandingkan melewati Padang," jelasnya.

Kemudian, Wagub juga menjelaskan Pengerjaan awal jalan tersebut sudah dimulai sejak 2008 silam, namun tidak bisa terselesaikan karena terkendala dengan anggaran.

baca juga: Wagub Sumbar Salat Idul Adha di Pedalaman Dharmasraya

"Mudah-mudahan anggaran 70 miliar tersebut segera kita dapatkan, namun tentu perlu dibicarakan dengan Gubernur, dan harapan kita 2021 bisa selesai," harapnya.

Kedepan dia juga berharap bila sudah selesai, maka akan dicoba mengusulkan agar jalan ini menjadi jalan nasional.

baca juga: Nasrul Abit Rasakan Perjuangan Siswa Pencari Sinyal Internet di Puncak Bukit Pagadih Agam

"Kita coba usulkan ke Kementeriaan PUPR, dengan tujuan agar pemeliharaannya lebih mudah." harapnya kembali.

Pada kesempatan yang sama, turut hadir Kepala Biro Kerjasama, Pembangunan dan Rantau, Luhur Budianda, jajaran Dinas PUPR Sumbar, Dinas Pariwisata dan Balai Jalan Nasional III. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir