Waspada Corona, Traveler dari Tiga Negara Ini Dilarang Transit dan Masuk Indonesia

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (Net)

KLIKPOSITIF - Pemerintah Indonesia melarang warga negara Italia, Turki dan Korea Selatan masuk ke Indonesia. Ini termasuk larangan masuk atau transit bagi pendatang yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di sejumlah wilayah di tiga negara, yaitu Iran, Italia, dan Korea Selatan.

Kebijakan itu diambil pemerintah Indonesia berdasarkan laporan perkembangan virus corona tipe baru atau COVID-19 di dunia yang dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

baca juga: Pasien Sembuh Corona di Pessel Tambah 7 Orang, 213 Orang Masih Positif

"Sesuai laporan terkini WHO, saat ini terdapat kenaikan signifikan kasus COVID-19 di luar China terutama di tiga negara, yaitu Iran, Italia, dan Korea Selatan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Kamis (5/2/2020).

Larangan masuk atau transit itu diberlakukan bagi pendatang atau travelers yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di Tehran, Qom, dan Jilan di Iran; Lombardy, Veneto, Emilia-Romagna, Marche, dan Piedmont di Italia; serta Kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do di Korea Selatan.

baca juga: Jelang Libur Nataru, Komisi V Pastikan Penerapan Prokes Diperketat

Untuk pendatang dari Iran, Italia, dan Korea Selatan di luar wilayah tersebut diperlukan surat keterangan sehat atau health certificate yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan yang berwenang di masing-masing negara. Surat keterangan itu harus valid atau masih berlaku, dan harus ditunjukkan kepada pihak maskapai pada saat melakukan check in.

"Tanpa surat keterangan sehat dari otoritas kesehatan yang berwenang, maka para pendatang atau travelers akan ditolak masuk atau transit di Indonesia," kata Menlu Retno.

baca juga: DPR: Pemerintah Perlu Petakan Potensi Usaha Mikro Berbasis Laut

Sebelum mendarat, pendatang dari ketiga negara tersebut juga wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (health alert card) yang disiapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Di dalam kartu tersebut, antara lain memuat pertanyaan mengenai riwayat perjalanan. Apabila dari riwayat perjalanan, yang bersangkutan pernah melakukan perjalanan dalam 14 hari terakhir ke salah satu wilayah yang dimaksud, maka ia akan ditolak masuk atau transit di Indonesia.

baca juga: 75 Persen Perawat Meninggal Akibat Covid Tertular Dari Pasien Rawat Inap

Sementara itu, warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan dari tiga negara tersebut akan menjalani pemeriksaan kesehatan tambahan di bandara ketibaan di Tanah Air. Kebijakan ini mulai berlaku pada Minggu (8/3/2020) pukul 00.00 WIB.

"Kebijakan ini bersifat sementara dan akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan," ujar Menlu Retno.

Sumber: Kemenlu/Antara

Editor: Eko Fajri