Terpental ke Sungai, Pemotor Meninggal Dunia di Sijunjung

Polisi Saat Olah TKP
Polisi Saat Olah TKP (Ist)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Terpental ke sungai, pengendara sepeda motor meninggal dunia di Jalan Lintas Sumatera ( Jalinsum ), Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung . Peristiwa tersebut terjadi, Kamis (5/3/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Diketahui, pemotor tersebut merupakan pelajar di salah satu sekolah menengah atas di Sijunjung , berinisial RP (16) warga Dusun Belimbing, Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto .

baca juga: Pengemudi Pajero yang Tabrakan di Eks Balai Kota Padang Oknum Perwira Polisi

Paur Humas Polres Sijunjung Iptu Nasrul Nurdin mengatakan, korban terpental bersama temannya berinisial A, warga Dusun Sawah Taratak, Desa Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto .

Saat itu, lanjutnya, mereka mencoba mendahului sepeda motor didepannya, yang juga dikendarai oleh temannya berinisial YEP warga Dusun Talaha, Desa Silungkang 3, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto .

baca juga: Satreskrim Polres Bukittinggi Ringkus Pelaku Parkir Liar di Pasar Aur Kuning

"Mereka diduga dalam kecepatan tinggi, sepeda motor yang dikendarai korban menyenggol stang sepeda motor didepannya saat ingin mendahului," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Kamis (5/3/2020).

"Sehingga sepeda motor yang dikendarai RP tidak dapat dikendalikan dan menabrak pembatas jalan. Sementara YEP juga terjatuh karena tersenggol," sambungnya.

baca juga: Diduga Hilang Kendali, Pajero Sport Tabrak Tukang Parkir dan 4 Unit Mobil di Depan Eks Balai Kota Padang

Nasrul menambahkan, sepeda motor yang dikendarai korban kemudian terhempas di pembatas jalan. "Namun keduanya terpental ke sungai," ujarnya.

"Beberapa saat kemudian, korban dan temannya di evakuasi warga ke Puskesmas terdekat. Korban dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua temannya mengalami luka ringan," sambungnya.

Nasrul menyebut, begitu mendapat laporan, pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan barang bukti. "Sementara kerugian materi ditaksir sekitar Rp500 ribu," tuturnya.(*)

baca juga: Bawa 191 Orang, Pesawat Air India Express Jatuh hingga Terbelah Dua

Editor: Muhammad Haikal