PTSP Sumbar: Masyarakat Sumbar Jangan Alergi Investor

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi meminta masyarakat dan pengusaha tidak merasa alergi lagi mengurus perizinan. Sebab pemerintah terus berupaya mempermudah perizinan.

"Jika selama ini pemerintah terkesan menutup diri, saat ini tidak lagi. Pengurusan perizinan sudah dipermudah. Jangan merasa alergi lagi mengurus perizinan," ujarnya, Selasa, 10 Maret 2020.

baca juga: Awal Pekan Ini, Emas Batangan Masih di Atas Rp1 Juta Per Gram

Dijelaskannya, saat ini sudah ada sistem perizinan terintegrasi Online Single Submission (OSS) melayani 247 jenis perizinan dan non perizinan dari 19 sektor dan aplikasi pelayanan perizinan secara elektronik. Diberi nama Sistem Informasi Perizinan Sakato (SIP Sakato).

"Program OSS ini merupakan upaya pemerintah dalam menyederhanakan perizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan yang cepat dan murah serta memberi kepastian bagi investasi yang masuk ke daerah," jelasnya.

baca juga: OJK Klaim UU Cipta Kerja Dapat Tingkatkan Investasi di Pasar Modal

Dilanjutkannya, dengan izin usaha dari pemerintah maka semua usaha akan terdata dan mendapatkan binaan dari dinas teknis. Sehingga usaha semakin lancar dan berkembang.

Apalagi, pelayanan PTSP terhadap perizinan telah disempurnakan menjadi lebih efisien, melayani dan modern. Sehingga masyarakat tidak selalu harus datang ke dinas PMPTSP untuk mengurus izin usahanya.

baca juga: Usai Turun Beruntun, Harga Emas Batangan Mulai Bangkit

"Ini keuntungan mengurus izin. Kemudian prosedur pengurusan tidak lah sulit, cukup dirumah saja izin usaha sudah bisa diterbitkan, terutama usaha mikro," ungkap Dedi.

Disampaikannya, mempermudah pengurusan perizinan akan membuat investasi banyak masuk yang bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan perekonomian masyarakat.

baca juga: Harga Emas Batangan Turun Drastis

"Masyarakat juga harus mendukung, tidak alergi terhadap investor sehingga ekonomi di daerah bisa berkembang," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir