Nelayan di Pessel Terancam Tak Melaut Selama Sebulan

Puluhan kapal nelayan di Pantai Samudera, Pessel tidak melaut karena cuaca ekstrem.
Puluhan kapal nelayan di Pantai Samudera, Pessel tidak melaut karena cuaca ekstrem. (KLIKPOSITIF/Kiki Julnasri Priatama)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Hampir sebulan lebih, nelayan yang ada di Kampung Samudera, Kenagarian Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan-Sumbar tidak melaut. Pasalnya, dalam sepekan terakhir ini, Sabtu 27 Agustus 2016 cuaca sering memburuk.

Ujang (58), salah seorang nelayan di daerah tersebut mengakui, bahwa sudah sebulan lamanya para nelayan di Kampung Samudera tidak melaut. Hal tersebut karena cuaca buruk dan ekstrem yang terjadi, seperti angin kencang juga disertai hujan.

baca juga: Siapkan Lulusan Handal, SMKN 1 Sutera dan Bank Nagari Cabang Painan Jalin Kerja Sama

"Sudah satu bulan lamanya cuaca buruk. Kami nelayan disini duduk saja, tidak berani mengambil resiko," ungkapnya.

Meski kondisi cuaca demikian, dia mengaku, para nelayan di Pasir Samudera juga memaksakan diri untuk tetap melaut meskipun hasil yang mereka dapat tidak sesuai harapan. "Kalau cuaca seperti ini, ada juga kami yang nekat melaut. Hasilnya mengecewakan," sebut Ujang.

baca juga: Pulang dari Semarang, Seorang Aparat Nagari di Pessel Positif COVID

Dijelaskannya, sekitar 80 kepala keluarga (KK) yang ada di Pasir Samudera hanya mengandalkan hasil tangkap ikan. Namun, kondisi demikian membuat mereka terpaksa mengalihkan profesi ke usaha lain, salah satunya jadi tukang ojek.

"Kalau tidak melaut, kami tidak dapat uang. Makanya, biarlah kita jadi tukang ojek dulu sebagai tambahan untuk biaya hidup," ungkapnya.

baca juga: Ini Cara KPU Pessel Pastikan Pasien COVID Tetap Bisa Memilih

[Kiki Julnasri Priatama]

Penulis: Agusmanto