Dosen Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Ajukan Gugatan Praperadilan

Dosen Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi saat Diperiksa di Mapolda Sumbar
Dosen Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi saat Diperiksa di Mapolda Sumbar (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF --

Oknum dosen kasus dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi mengajukan praperadilan kepada Polda Sumbar. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu.

"Perkembangan kasus oknum dosen , beliau mengajukan praperadilan tentang ditetapkan nya beliau sebagai tersangka," katanya kepada KLIKPOSITIF di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Kamis (12/3/2020).

baca juga: Dengarkan Perintah Ibu, Mahasiswa Ini Selamat dari Maut Sriwijaya Air SJ182

Satake menambahkan, pihaknya sudah menerima surat dari pengadilan, pelaksanaannya

nanti dalam minggu depan. "Sidangnya nanti di pengadilan dan boleh dimonitor. Mungkin satu minggu lah pelaksanaannya itu," ujarnya.

baca juga: Hukuman Minimal Reynhard Sinaga jadi 40 Tahun Penjara

Menurutnya, pengajuan praperadilan merupakan hak dari tersangka. "Kita siap untuk menghadapi praperadilan tersebut. Tim dari Polda pasti siap karena itu bagian dari tugas," kata Satake.

Satake menyebut penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen sudah sesuai dengan prosedur.

baca juga: IMPPLISBA Gelar Mubes Pemilihan Ketua Bhakti 2020-2022 di Pessel

"Semuanya dilakukan dengan aturannya, sudah dipanggil sebagai saksi, ada gelar perkara, dipanggil sebagai tersangka, dia datang pada waktunya," tuturnya.

Satake menyebut, untuk oknum dosen tersebut masih ditahan di ruang tahanan Mapolda Sumbar.

baca juga: Dosen PTKIN Diminta Mengisi Ruang Digital dengan Konten Pembelajaran

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, Polda Sumbar resmi menahan tersangka kasus dugaan pelecehan seksual . Diketahui tersangka tersebut merupakan dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Padang yang melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi .

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, dosen tersebut datang ke Mapolda sudah sejak Jumat siang, namun pemeriksaan baru dilakukan sore harinya karena menunggu pengacara yang bersangkutan.

"Usai pemeriksaan penahanan dilakukan penyidik sejak Jumat malam," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Sabtu (29/2/2020).(*)

Editor: Muhammad Haikal