Malaysia Nyatakan Lockdown, Seberapa Besar Pengaruhnya ke Wisata Sumbar?

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial (KLIKPOSITIF/FITRIA MARLINA)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Malaysia menyatakan akan memberlakukan lockdown mulai hari ini, Rabu (18/3) terkait dengan menyebarnya Virus Corona di negara itu. Lalu bagaimana dampaknya terhadap pariwisata Sumatera Barat?

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial mengatakan ini akan memberikan dampak yang besar terhadap pariwisata. "Sangat terpengaruh karena memang dari luar negeri kita hanya punya satu flight, yakni Air Asia dengan tiga kali penerbangan dalam sehari," katanya saat dihubungi di Padang, Selasa (17/3/2020).

baca juga: Beda Dari Biasa, Ini Rekomendasi Lomba HUT RI 17 Agustus di Masa Pandemi

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu jawaban dari Menteri Pariwisata Malaysia apakah kebijakan ini total lockdown atau semi lockdown. "Saya sudah kirim pesan pendek, namun sampai saat ini belum dibalas. Apakah ini total lockdown atau yang dilarang hanya warga Malaysia . Namun apapun itu kita terima secara ikhlas untuk keamanan kiita bersama," jelasnya.

Menurutnya jika Malaysia menetapkan total lockdown, maka ini juga harus diantisipasi di tempat-tempat lain. "Jika hanya negaranya, namun tidak bagi negara lain, kita takut hal itu juga kurang baik terjadi," tuturnya.

baca juga: Sering Dianggap Sama, Ini Beda Karantina dan Isolasi

Seperti diketahui, Malaysia mulai menetapkan lockdown per 18 Maret 2020. Hal itu dilakukan untuk mengurangi penyebaran Virus Corona di negara itu. Sementara itu, pemerintah Sumbar juga telah meminta kepada Air Asia untuk menghentikan sementara penerbangan pulang-pergi ke Malaysia . (*)

[Hms-Sumbar]

baca juga: Ini Pesan Jokowi di Kongres Gerindra

Editor: Fitria Marlina