RSUD Ali Hanafiah Batusangkar Tutup Jam Besuk Sampai 31 Maret

Ilustrasi
Ilustrasi (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Rumah Sakit Umum Daerah Ali Hanafiah Batusangkar menutup jam besuk pasien rawat inap untuk sementara mulai 19 Maret sampai 31 Maret 2020.

"Penutupan jam besuk ini sebagai upaya pencegahan penyebaran infeksi COVID-19 yang sudah menjadi pandemi global dan bencana nasional," ucap Direktur Utama RSUD Ali Hanafiah Batusangkar Afrizal Hasan di Batusangkar , Rabu 18 Maret 2020.

baca juga: Disdukcapil Tanah Datar Cetak KTP-el di Rumah Warga, Ini Syaratnya

Ia menyebut jam besuk yang berlaku di RSUD Ali Hanafiah Batusangkar adalah pukul 11.00 - 13.00 Wib dan pukul 17.00 - 21.00 Wib setiap hari.

Selain itu, untuk pendamping pasien rawat jalan dan rawat inap dibatasi maksimal dua orang yang sehat dengan usia antara 15 sampai 65 tahun.

baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Isi SE Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Terkait Temuan Baru Varian Virus Corona

"Seluruh pengunjung yang datang ke rumah sakit agar melakukan perilaku hidup bersih dan sehat seperti menjaga kebersihan tangan dan menerapkan etika batuk dan bersin yang benar," ucap Afrizal.

Ia mengingatkan masyarakat jika mengalami penyakit pernapasan setelah pulang dari daerah pandemik atau setelah kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi COVID-19, untuk segera mengecek kesehatan dan menyampaikan riwayat perjalanannya.

baca juga: Percepatan Vaksin di Tanah Datar, Ini Langkah Dua Anggota Dewan

Pihak rumah sakit sudak membentuk tim penanggulangan COVID-19 yang diketuai dokter spesialis paru serta disiapkan tenaga medis khusus dan sarana khusus.

"Kita lakukan sterilisasi ruang-ruang fasilitas dengan penyemprotan desinfektan dan sosialisasi ke pengunjung rumah sakit," tuturnya.

baca juga: Diduga Akibat Puntung Rokok, Rumah Amrizal Ludes Terbakar

RSUD sudah menyiapkan dua ruang isolasi dan akan ditambah empat lagi dengan memanfaatkan IGD dengan tetap mengacu kepada protokol COVID-19 dan senantiasa berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten dan provinsi serta RSUP M Djamil Padang dan RSUD Ahmad Mukhtar Bukitittingi sebagai rumah sakit rujukan. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Rezka Delpiera