Ini Cara Unik Pedagang di Bukittinggi Untuk Mencegah COVID-19

Mobil Penyedia Sabun Cair Gratis Milik Fauzi
Mobil Penyedia Sabun Cair Gratis Milik Fauzi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Pandemi corona terus meluas di Indonesia, jangkauannya sudah 17 provinsi dengan total pasien sebanyak 450.

Sebanyak 38 diantaranya meninggal dunia, 20 dinyatakan sembuh. Sementara secara keseluruhan di dunia terdapat lebih dari 276 ribu kasus, 11 ribu lebih meninggal dunia.

baca juga: DPRD Agam Siap Jadi Mitra PLN untuk Sosialisasikan Kelistrikan

Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi sejauh ini masih aman, karena kasus COVID-19 belum ditemukan, setidaknya hingga hari ini, Sabtu 21 Maret 2020.

Kendati demikian, Pemko Bukittinggi telah bergerak cepat dengan melakukan penutupan objek wisata, merumahkan siswa, serta melakukan penyemprotan desinfektan di tiap sudut kota, demi menenangkan publik yang resah.

baca juga: Bicara Tentang "Penyakit" Korupsi, Ini Kata Menkeu

Untuk di Pasar Aur Kuning, persisnya di bawah flyover, seorang pedagang santan kelapa, Fauzi STN tampil sebagai pembeda, ia muncul dan meyakinkan publik jika virus ini bisa disingkirkan.

Satu unit mobil suzuki Carry miliknya, ia modifikasi. Di dalam mobil tua itu, diletakkan beberapa galon air, terhubung dengan sebuah slang berkran di bagian luar mobil. Di dekat kran, ia menaruh sabun cair dan tisu pembersih.

baca juga: Produk Halal Jadi Keunggulan Kompetitif UMKM Indonesia di Pasar Internasional

"Manfaatnya bagi siapa saja yang belanja ke Aur Kuning, silahkan cuci tangan dengan bersih pakai kran, ini gratis," ujarnya.

Ia melakukannya sedemikian detail, bekas air cuci tangan pun, ditampung di sebuah ember besar agar tak membuat jalan jadi becek.

baca juga: Menkominfo Jelaskan Alasan Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Fauzi sudah meletakkan mobil mininya sejak 2 hari terakhir di pinggir jalan raya, dari pagi hingga sore, kebetulan kedainya di dekat mobil, dan hal ini cukup menarik perhatian.

Di bodi mobil, tertulis dengan jelas kata-kata yang berisi tentang" Waspada Corona Silahkan Cuci Tangan Pakai Sabun Cair Di sini-Gratis".

"Saya melakukan ini demi kepedulian bagi sesama untuk mencegah penularan corona ," kata pedagang asal Panampuang Ampek Angkek.

Penelitian memang mendukung pernyataan pedagang itu, corona bisa menyebar lewat tangan yang kotor sehingga harus selalu dibersihkan.

Di tengah gaduh Pandemi Corona , aksi yang ditimbulkan Fauzi adalah sebuah semangat yang patut ditiru, tak perlu panik namun meningkatkan kewaspadaan.

Tak bisa diketahui, sampai kapan mobil Carry milik Fauzi bisa melayani cuci tangan gratis, karena ia parkir di jalan yang seharusnya terlarang.

Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri