Belasan Warga Pariaman ODP dan Satu Dalam Pengawasan Petugas Kesehatan

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Menyoal COVID-19 di Pariaman , belasan orang dinyatakan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan satu orang masuk pada Pasien Dalam Pantauan (PDP), Senin (23/03/2020).

Perihal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman , Syahrul di kantornya. Dikatakannya hingga hari ini sudah ada 17 ODP dan 1 orang PDP.

baca juga: Penelitian Terbaru Sebut ASI Tidak Terpengaruh Covid-19, Dapat Lindungi Bayi dari Infeksi?

"Ya, ada 17 ODP dan 1 orang PDP. Mereka orang Pariaman yang sepulang dari luar kota mengalami demam tinggi dan beberapa gejala lainnya," ungkap Syahrul di kantornya, Senin 23 Maret 2020.

Dikatakannya juga, berawal dari temuan pihaknya bahwa ada warga yang mengalami demam, batuk, sesak nafas dan flu.

baca juga: Peneliti Jepang: Tes Swab Tidak Diperlukan Lagi, Ini Alasannya

"Jadi sebagai langkah antisipasi kami masukan ke dalam ODP dan ada satu PDP. Mereka harus menjalani isolasi mandiri demi kebaikan dirinya dan orang sekitar," sebut Syahrul.

Lebih lanjut Syahrul katakan, isolasi mandiri merupakan langkah yang tepat dalam situasi wabah Corona. Dengan begitu, menurut Syahrul dapat menepis jika seandainya mereka terindikasi COVID-19.

baca juga: Hari Kesaktian Pancasila, Staf Khusus BPIP Dorong Elite Politik Bersikap Dewasa Tentang Isu Ini

"Sedangkan satu orang pasien yang masuk dalam PDP, saat kami periksa dia mengalami sakit Radang Paru dan hari ini diperiksa lebih lanjut," ungkap Syahrul.

Mengenai itu semua, Kadis Kesehatan tersebut mengimbau kepada warga Pariaman , agar senantiasa menjaga kebersihan, baik dari maupun lingkungan.

baca juga: Kalangan Ini yang Akan Menjadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia

"Selain menjaga kebersihan alangkah baiknya juga melakukan isolasi mandiri, kalau tidak ada hal penting jangan keluar, tetap di rumah saja," sebut Syahrul.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi