Jepang Kembangkan Vaksin Corona Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Sejumlah negara mulai dari China hingga Israel dikabarkan tengah mengembangkan vaksin untuk virus corona atau Covid-19 .

Kini, perusahaan biofarmasi Jepang , Anges Inc. mengatakan bahwa mereka dan mitranya Universitas Osaka telah menyelesaikan pengembangan vaksin DNA profilaksis terhadap virus corona baru.

baca juga: Hari ini 15 Warga Tanah Datar Positif COVID-19, Bupati: Jangan Sombong Hadapi Corona

Mereka dikabarkan akan segera mulai mengujinya pada hewan, seperti dilansir Israel Nation News.

Pekan lalu, China memberikan lampu hijau bagi para peneliti untuk memulai pengembangan vaksin bagi negara-negara lain dalam rangka menghentikan penularan virus Corona Covid-19.

baca juga: Sinopharm, Vaksin Pertama Asal China yang Dapat Izin EUA dari WHO

Masih di minggu yang sama, para ilmuwan di Amerika Serikat juga telah memulai uji klinis di Seattle untuk vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan perusahaan bioteknologi AS Moderna.

Pejabat kesehatan masyarakat mengatakan akan membutuhkan satu tahun hingga 18 bulan untuk sepenuhnya memvalidasi potensi vaksin apa pun.

baca juga: Kasus Positif Meningkat di Sumbar, Audy: Bersama Nagari Tageh Tekan Angka Penyebaran Covid-19

Sebelumnya, Medicago, sebuah perusahaan biofarmasi yang berkantor pusat di Kota Quebec, Kanada, mengumumkan telah berhasil memproduksi Virus-Like Particle (VLP) dari coronavirus.

Seperti diberitakan sebelumya, para ilmuwan Israel dalam beberapa hari ke depan diyakini akan mengumumkan telah berhasil mengembangkan sebuah vaksin untuk melawan virus corona Covid-19, demikian diwartakan surat kabar Ha'aretz, Kamis (12/3/2020).

baca juga: Mengalami Reaksi Alergi, Seorang Tenaga Medis Meninggal Dunia Usai Disuntik Vaksin Astrazeneca

Para ilmuwan dari Institut Riset Biologis Israel, yang berada di bawah Kantor Perdana Menteri Benyamin Netanyahu, baru-baru ini berhasil membuat terobosan dalam mengungkap mekanisme dan kualitas virus corona baru itu, termasuk menciptakan antibodi untuk mereka yang terjangkit Covid-19 dan vaksinnya.

Sumber: suara.com

Editor: Rezka Delpiera