Video Pemukulan Sesama Anggota Polisi Beredar Diduga di Padang Pariaman, Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Sumbar

Video yang beredar di akun Facebook
Video yang beredar di akun Facebook (Tangkapan layar akun Facebook inisial FPT)
PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF -

Video tiga orang oknum polisi dipukul yang dilakukan rekanya sesama polisi beredar di Facebook. Video tersebut terlihat dari akun dengan inisial FPT, video tersebut diduga diambil di sekitar lapangan Polres Padang Pariaman .

Dalam tautan Facebook di akun tersebut, tampak seorang berseragam polisi dengan posisi berdiri memukul tiga polisi dengan posisi setengah duduk.Video dengan durasi 1.16 detik itu hingga berita ini diturunkan telah dibagikan 42 kali dengan 23 komentar. Video yang diunggah oleh pemilik akun tersebut juga telah 721 kali Tayangan.

baca juga: Tujuh Unit Kios Terbakar di Padang Pariaman

Dalam unggahannya pemilik akun tersebut memberi caption "penganiayaan yg tdk pantas terjadi di tubuh Polri di Polres Padang Pariaman Polda Sumbar yang di lakukan oleh Ipda SD (Inisial) yang mengakibatkan Personel masuk rumah sakit dan tidak sadarkan diri karna di pukul berkali kali menggunakan kopel keras di bagian yg sangat sensitif yaitu di bagian kepala," seperti itu tertulis di akun FB.

Terkait unggahan itu, Kabid Humas Polda Sumatera Barat (Sumbar),Kombes PolStefanusSatakeBayu Setiantomembenarkan video itu.

baca juga: Lolos Saat Penangkapan Pengedar Sabu, TM Kini Jadi Buronan Polisi Pariaman

"Iya, tadi saya konfirmasi pada Kapolres Pariaman , tiga orang itu terlambat apel dan diberi tindakan sama yang memukul," kata Kombes Pol Satakemelalui telepon, Rabu (25 Maret 2020).

Lebih lanjut dia mengatakan, video itu akan diusut oleh Kapolres Padang Pariaman . "Nanti Kapolres akan memberi sanksi kepada yang memukul dan ketiga anggota yang dipukul juga akan dimintai keterangan," jelas Kombes Pol Stake.

baca juga: Terus Bertambah, Total Kasus COVID-19 di Pessel Sudah 22 Orang

Dia juga menuturkan, perihal pemukulan pada jajaran polisi tidak dibenarkan jika tidak terukur. "Jika tidak terukur ini akan diselidiki," kata dia.

Sedangkan untuk akun FB yang membagikan video tersebut juga akan dimintai keterangan. "Tidak hanya itu, pemilik akun FB yang membagikan video juga akan dimintai keterangan," jelas Kombes Pol Satake.

baca juga: Banyak Lahirkan Ulama, Menag: Pesantren Harus Dibantu

Diketahui, salah satu oknum polisi yang dipukuli dirawat di IGD RSUD Padang Pariaman

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri