Dinkes Solsel Benarkan Satu Orang PDP Asal Solsel Meninggal di RSAM

KepalaDinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Novirman
KepalaDinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan (Solsel) Novirman (ist)

SOLSEL KLIKPOSITIF - KepalaDinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan ( Solsel ) Novirman membenarkan satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Solsel meninggal di Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi.

"PDP meninggal di RSAM Bukit Tinggi memang asal Solsel yang dirujuk beberapa hari yang lalu," kata Novirman

baca juga: Bicara Tentang "Penyakit" Korupsi, Ini Kata Menkeu

Dia mengatakan untuk status warga tersebut belum bisa dipastikan positif COVID-19 atau tidak.

"Masih menunggu hasil laboratorium dari Unand jadi belum bisa dipastikan positif COVID-19 atau tidak," katanya.

baca juga: Produk Halal Jadi Keunggulan Kompetitif UMKM Indonesia di Pasar Internasional

Sambil menunggu hasil laboratorium katanya, kepada masyarakat Solsel agar tidak panik dengan informasi ini, dan tetap patuhi himbauan pemerintah.

"Kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga diri dan keluarga tetap dirumah, jangan keluar jika tidak mendesak," harapnya

baca juga: Menkominfo Jelaskan Alasan Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Dia melanjutkan sebelumnya Seorang warga Solok Selatan, yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) terkait COVID-19 dirujuk ke RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut, Senin 23/3

"Satu orang PDP yang dirujuk ke RSUD Dr Achmad Mochtar tersebut memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta," jelasnya.

baca juga: Dianugerahi KI Sumbar sebagai Achievement Motivation Person 2021, Ini Kata Kadis Kominfo Pessel

Dia mengatakan pasien PDP tersebut belum positif terinfeksi COVID-19 dan untuk memastikannya akan dilakukan uji swab dulu.

"Warga yang dirujuk laki-laki berusia 27 tahun dan kembali ke Solok Selatan pada 13 Maret 2020 dari DKI Jakarta," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri