Diduga Kontak Langsung dengan PDP, Seorang Tenaga Medis RSUD Painan Jalani Isolasi

Direktur RSUD. M.Zein Painan, dr. Sutarman
Direktur RSUD. M.Zein Painan, dr. Sutarman (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Seorang tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan dilaporkan mengisolasi diri, setelah diduga berkontak langsung dengan salah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirujuk dari rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD M. Zein Painan, dr. Sutarman mengungkapkan, tenaga medis tersebut saat ini tengah mengisolisasi diri di Mes Gor. Ilyas Yakub yang disediakan Pemkab sebagai langkah preventif sampai hasil PDP yang diduga kontak langsung keluar dan masa incubasi 14 hari.

baca juga: Kasus Covid-19 di Padang Meningkat, Satpo PP Turun ke Jalan

"Ya, saat ini sedang melakukan isolasi selama 14 hari (atau sampai hasil PDP keluar)," ungkapnya saat ditemui KLIKPOSITIF , di Mes Gor Ilyas Yakub yang dijadikan sebagai tempat Isolasi, 26 Maret 2020 Maret.

Menurut Sutarman, tenaga medis yang diduga melakukan kontak langsung dengan salah seorang PDP, terjadi 22 Maret 2020 lalu. Tanpa, sengaja tenaga medis itu kontak langsung dengan pasien.

baca juga: 2020 Kecelakaan Lalulintas di Padang Pariaman Masih Tinggi, Polisi Catat 349 orang Jadi Korban

"Itu tanggal 22 Maret 2020, dan pasien itu sudah di M. Djamil sekarang," terangnya.

Sementara itu, untuk persiapan medis di RSUD M. Zein, Sutarman mengaku tengah melakukan penambahan sejumlah peralatan yang belum memadai. Selain, sarana isolasi, juga mengusulkan penambahan Alat Pelindung Diri (APD) ke Provinsi.

baca juga: 142 Ribu Lebih Napi akan Terima Remisi Kemerdekaan Pada 17 Agustus

"Karena di tengah mengobati orang, kita tentu melindungi diri juga. Kalau tidak tentu, berbahaya," tutupnya.

Berdasarkan data Rabu 25 Maret 2020 pukul 10.30 WIB, Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sudah mencapai 3 orang, dari sebelumnya 1 orang.

baca juga: Pemda Pariaman Kembali Kibarkan Bendera dan Upacara HUT RI di Dalam Laut

Begitu juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) hari kemarin 6 orang, bertambah menjadi 11 orang. Serta orang dengan status notifikasi sebelumnya 130 orang, kini menjadi 147 orang.

Diketahui dari 3 orang PDP itu, satunya dirawat di RSUD M.Zein Painan, dan dua lagi sudah dirawat di RSUP. M. Djamil Padang.

Sementara sejauh ini, sebagai langkah preventif Pemkab Pessel sudah melakukan tindakan. Selain, mengalihkan proses belajar siswa di rumah, Pemkab juga telah mendirikan posko siaga COVID-19, bahkan juga telah menginstruksikan nagari untuk juga menyiapkan posko yang sama sebagai percepatan penanganan COVID-19.

Catatan Redaksi : Bagi anda warga Kabupaten Pesisir Selatan yang merasakan gejala demam tinggi, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, hubungi Call Center COVID-19 Kabupaten Pesisir Selatan, di nomor 081266356199.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri