Pemkab Pessel Tetapkan Anggaran Penanganan COVID-19 Rp2,6 Miliar, Sejumlah Kegiatan Dipangkas

Sekdakab Pessel, Erizon
Sekdakab Pessel, Erizon (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menetapkan realokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) sebesar Rp2,6 miliar untuk kebutuhan percepatan penanganan COVID-19 di daerah itu.

Sekdakab Pesisir Selatan, Erizon mengungkapkan, realokasi dilakukan dengan memangkas sejumlah kegiatan-kegiatan yang sudah disusun. Diantaranya untuk percepatan pengananan penyebaran COVID-19 sesuai Inpres nomor 04 tahun 2020.

baca juga: Beda Dari Biasa, Ini Rekomendasi Lomba HUT RI 17 Agustus di Masa Pandemi

"Anggaran sekarang sudah kita sediakan, cukup banyak itu totalnya Rp2,6 miliar. Sesuai dengan arahan pak Bupati, dan itu hasilnya (kegiatan-kegiatan) kita tunda dan kita pangkas," ungkapnya saat diwawancarai KLIKPOSITIF , Kamis 26 Maret 2020.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Pesisir Selatan, Satria Wibawa mejelaskan, untuk kegunaan anggaran yang direalokasi akan dimanfaatkan untuk kebutuhan COVID. Selain pengadaan sarana dan prasarana, juga untuk operasional tim dan penanganan pasien.

baca juga: Begini Suasana Musim Durian di Ganting Kubang Pessel

"Rp1,8 miliar untuk sarana dan prasarana, dan lainnya digunakan untuk operasional dan penanganan pasien," ujarnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Jamalus Yatim mengungkapkan, pemerintah harus cepat tanggap dalam hal ini. Sebab, penentuan besaran anggaran sangat menentukan langkah dan kebijakan pemerintah daerah .

baca juga: Ini Cara Cetak Kartu Ujian SKB Bagi CPNS

"Pemerintah daerah harus bijak, dan cepat mengambil keputusan di sini. Karena penanganan corona harus mesti ada ketegasan. Apalagi Presiden sudah menginstruksikan," ungkap politisi Demkorat ini saat dihubungi KLIKPOSITIF .

Dan sejauh itu, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Inpres 4 tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran , serta PBJ dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, di Jakarta pada tanggal 20 Maret 2020 dan mulai berlaku pada hari itu juga.

baca juga: Diminta Gerindra Jadi Capres di Pilpres 2024, Ini Jawab Prabowo

Bahkan, sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sudah menerbitkan Permendagri nomor 20 tahun 2020 tentang revisi dan realokasi anggaran pendapatan belanja daerah ( APBD .

Berdasarkan data Rabu 25 Maret 2020 pukul 10.30 WIB, Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan, data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sudah mencapai 3 orang, dari sebelumnya 1 orang.

Begitu juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) hari kemarin 6 orang, bertambah menjadi 11 orang. Serta orang dengan status notifikasi sebelumnya 130 orang, kini menjadi 147 orang.

Sementara sejauh ini, sebagai langkah preventif Pemkab Pessel sudah melakukan tindakan. Selain, mengalihkan proses belajar siswa di rumah, Pemkab juga telah mendirikan posko siaga COVID-19, bahkan juga telah menginstruksikan nagari untuk juga menyiapkan posko yang sama sebagai percepatan penanganan COVID-19.

Catatan Redaksi : Bagi anda warga Kabupaten Pesisir Selatan yang merasakan gejala demam tinggi, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak nafas, hubungi Call Center COVID-19 Kabupaten Pesisir Selatan, di nomor 081266356199.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri