Pasca Temuan Kasus Positif Covid-19 di Sumbar, Polres 50 Kota Lakukan Hal Ini pada Personil

Salah seorang petugas tengah menyemprotkan disinfektan kepada personil Polres 50 Kota saat apel pagi.
Salah seorang petugas tengah menyemprotkan disinfektan kepada personil Polres 50 Kota saat apel pagi. (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF -

Pasca ditemukannya 5 orang positif Covid-19 di Sumbar, Polres 50 Kota tingkatkan kewaspadaan terhadap personil yang ada di Mapolres.

Pagi ini Kapolres 50 Kota AKBP Sri Wibowo mengatakan pihaknya kembali melakukan penyemprotan disinfektan. Bedanya, pagi tadi saat pelaksanaan apel rutin, dilakukan penyemprotan terhadap personil Polres 50 Kota.

baca juga: Pemerintah Izinkan Sekolah Dibuka Lagi, Komnas PA Minta Cabut Keputusan Itu

"Mengantisipasi penyebaran Pandemi Covid-19 maka kami lakukan penyemprotan terhadap seluruh personil Polres 50 Kota saat pelaksanaan apel pagi sebelum beraktifitas," kata AKBP Sri Wibowo.

Ia menjelaskan penyemprotan ini sebagai salah satu langkah pencegahan yang dilakukan Polres 50 terhadap anggota. Lebih lanjut ia juga berharap seluruh personil atau keluarga dapat senantiasa menjaga kebersihan diri dan meningkatkan Pola Hidup Bersih dan Sehat di lingkungannya.

baca juga: Terus Bertambah, Total Kasus COVID-19 di Pessel Sudah 22 Orang

"Selain itu, kami juga menyampaikan kepada seluruh personil untuk dapat menindaklanjuti maklumat Kapolri untuk dilaksanakan di tengah masyarakat. Maklumat tersebut bersifat imbauan, dan Polri tidak segan untuk membubarkan acara yang mengumpulkan masa dengan tetap mengedepankan asas persuasif dan humani," ujar Kapolres 50 Kota.

Ia menambahkan tujuan Maklumat Kapolri yaitu memberikan perlindungan kepada masyarakat dan Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto). Beberapa poin dari maklumat tersebut adalah tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

baca juga: Haid Anda Tak Teratur, Mungkin Ini Penyebabnya

"Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Kemudian apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19," katanya.

Selanjutnya, tidak melakukan pembelian atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan. Serta tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

baca juga: Bantuan Rp600 Ribu untuk Karyawan Harus Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ini Alasannya

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri