Sumbar Belum Lockdown, Ini Alasan Gubernur

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Walaupun banyak mendapatkan desakan dari berbagai kalangan untuk local lockdown, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) belum mau mengambil keputusan itu.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengaku memilih mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait lockdown.

baca juga: Andre Rosiade Ingatkan Bahaya Hoaks Soal Vaksin Covid-19

"Kami ikut pusat, lagi pula harus persetujuan pusat. Beberapa hari yang lalu saat videoconfrens bersama Pak Presiden beliau dan berkali-kali mengimbau dan memilih tidak lockdown dengan berbagai pertimbangan," jelasnya, Jumat,27 Maret 2020.

Menurutnya, lockdown akan berdampak kepada perekonomian Sumbar dan ketersediaan pangan selama lockdown.

baca juga: Ilmuwan Sebut Masih Terlalu Cepat Mengklaim Strain Virus Corona Covid-19 Lebih Mematikan

"Kita sedang mengupayakan penghitungan dampak ekonomi dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdapak sebagai solusi agar tidak lockdown," kata Irwan.

Disampaikannya, keputusan belum lockdown karena setiap daerah berbeda-beda persoalan dan penanganan.

baca juga: Presiden Bagi-Bagi Nasi, Refly Harun: Saya Bisa Katakan Ini Kerumunan, Tapi.....

"Berbagai upaya kita lakukan dulu pada masa social distancing ini," tukasnya.

Sementara itu menurut Wagub Sumbar Nasrul Abit, jika lockdown dilakukan Pemprov harus menghitung ketersediaan pangan untuk masyarakat. Sebab akan banyak terdapak dari keputusan itu.

baca juga: Dokter Paru : Covid Itu Masih Jadi Fenomena yang Diselidiki Tim-tim Luar Negeri dan Juga di Indonesia

"Masyarakat miskin tentu harus disiapkan pangan mereka. Sekarang kita sedang hitung kekuatan," ujarnya. (*)

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir