Alami Gejala Mirip COVID-19, Direktur RSUD Achmad Darwis Suliki Diisolasi

Suasana RS Achmad Darwis Suliki saat Wakil Bupati lakukan pengecekan kesiapan rumah sakit dalam penanganan COVID-19 beberapa waktu lalu.
Suasana RS Achmad Darwis Suliki saat Wakil Bupati lakukan pengecekan kesiapan rumah sakit dalam penanganan COVID-19 beberapa waktu lalu. (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -Direktur RSUD Achmad Darwis Suliki dr. Muryani Dhatri dikabarkan alami gejala COVID-19. Hal ini diketahui dari postingan akun Facebook Sevindra Juta.

Dalam postingan Sevindra Juta yang diketahui adalah kakak kandung dr. Dhatri tersebut dituliskan bahwa ia mohon doa agar adiknya dijauhkan dari COVID-19. Unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa adiknya tersebut dirujuk ke RS Achmad Muchtar, Bukittinggi.

baca juga: Kemenkes Harap Masyarakat yang Positif Covid-19 Tidak Langsung Minta Dirawat di Rumah Sakit, Jika...

"Ya Allah SWT, jauhkanlah adik kami dr. Muryani Dhatri, Direktur A. Darwis Suliki dari wabah COVID-19. Yang hari ini dirujuk ke RS. A. Mukhtar.. Allahu Akbar 3x, tulis Sevindra Juta.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Ferizal Ridwan saat dihubungi mengatakan pimpinan RS. Achmad Darwis tengah diisolasi. Untuk mengetahui kebenarannya, wakil bupati yang akrab disapa Buya Feri tersebut langsung menyuruh untuk konfirmasi langsung ke pihak terkait atau yang bersangkutan.

baca juga: Sebut Sinovac Adalah Vaksin Berisi Virus Mati, Jubir : Tidak Mungkin Menyebabkan Terinfeksi Covid-19

"Untuk berita silakan konfirmasi kepada yang bersangkutan. Saat ini butuh solusi dan kebijakan yang tepat dan tegas untuk kaum marginal kota dan desa agr tidak timbul gerakan yang bisa merugikan semua. Kemudian dibutuhkan sosialisasi yang masif serta edukasi yang terukur setiap kebijakan yang diambil," kata Buya Feri.

Saat KLIKPOSITIF mencoba konfirmasi melalui WhatsApp ke dr. Dhatri, hingga berita ini diturunkan belum mendapat balasan dari Direktur RSUD Achmad Darwis tersebut.

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

Secara terpisah, Wakil Ketua Tim Siaga COVID-19 Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi, dr Dedy Herman membenarkan hal tersebut.

"Saat ini status pasien adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pasien sudah diambil swabnya tadi sore dan akan dikirim besok pagi ke laboratorium. Sementara itu, pasien mengalami beberapa gejala diantaranya demam, radang tenggorokan, dan gejala yang menyerupai COVID-19," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF .com Minggu 29 Maret 2020 malam.

baca juga: Viral Pembagian Nasi Kotak dari Presiden, Beragam Komen Netizen Bermunculan

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera