Viral di Medsos, Polresta Padang Bantah Sebagai Penyebar Video Interogasi Penggerebekan Prostitusi Anak Dibawah Umur

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan
Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan (Klikpositif/Haikal)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan membantah, bahwa pihaknya yang merekam dan menyebarkan video yang beredar di media sosial yang berisi penggerebekan terhadap 12 remaja di salah satu hotel.

Diketahui, dalam video yang berdurasi 1 menit 33 detik tersebut, menginterogasi satu persatu remaja wanita yang rata-rata masih di bawah umur, di dalam kamar hotel dengan menanyakan berapa uang yang mereka peroleh usai melayani pria hidung belang.

baca juga: Diceraikan Suami, Ini Profil Regina Turner yang Hasilkan Uang Fantastis dari Dugaan Prostitusi

"Kami tegaskan, yang merekam dan menyebarkan video tersebut bukanlah dari anggota kami. Hal ini kami lakukan, karena muncul spekulasi di tengah-tengah masyarakat bahwa yang merekam dan menyebarkan video tersebut dari Polresta Padang ," katanya di Mapolresta Padang, Kamis (2/4/2020).

Yulmar membenarkan, bahwa jajarannya memang telah mengamankan 12 remaja tersebut yang terdiri 6 pria dan 6 wanita, dan telah menetapkan tiga tersangka pada Sabtu (28/3/2020) lalu.

baca juga: Miris, Hanya Kerena Hal Ini Seorang Suami di Solsel Tega Suruh Istrinya Jual Diri dan Minta Rekaman

Yulmar menambahkan, yang menyebarkan tersebut merupakan oknum dari Kecamatan Padang Selatan, yang pada saat anggota Kami melakukan penggerebekan juga hadir di hotel tersebut.

"Jadi ini oknum, yang tidak bisa disebutkan namanya, telah kami ketahui dan dimintai keterangannya, untuk memastikan alasan yang bersangkutan menyebarkan video tersebut," ujarnya

baca juga: Anak SD Dijual ke Pria Hidung Belang Via MiChat, Begini Modusnya

Yulmar menuturkan, oknum tersebut mengakui bahwa dirinya yang merekam video tersebut. "Namun dari keterangannya, ia mengaku tidak mengetahui kenapa video tersebut bisa beredar, karena hanya sebatas menyimpan tanpa bermaksud menyebarkannya.

Sementara itu Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda menjelaskan, kasus prostitusi online yang melibatkan anak dibawah umur tersebut terus berlanjut.

baca juga: Pengamanan Paskah, Polresta Padang Sebar Personel Intel

"Untuk ketiga pelaku masih kita lengkapi berkasnya, dalam waktu dekat akan kita limpahkan kejaksaan," katanya.

Seperti diberitakan KLIKPOSITIF sebelumnya, Satreskrim Polresta Padang menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan prostitusi online. Diketahui tersangka warga Kota Padang dengan rentang usia 18 hingga 20 tahun.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan mengatakan, penetapan tersangka tersebut setelah penyidik melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap 12 orang, yang terdiri dari enam laki-laki dan enam perempuan. "Mereka ini diamankan di salah satu hotel di Kota Padang oleh Polsek Padang Selatan pada Jumat (27/3/2020) siang," katanya, Sabtu (28/3/2020).

Editor: Muhammad Haikal