Pandemi COVID-19 Berdampak Pada Perekonomian Sumbar

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Sumbar Nasrul Abit
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Sumbar Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat mengakui Pandemi COVID-19 akan sangat berpengaruh kepada perekonomian di daerahnya. Tidak hanya di Sumbar bahkan di Indonesia.

"Wabah ini akan berpengaruh kepada berbagai sektor termasuk ekonomi," ujarnya, Jumat, 27 Maret 2020.

baca juga: Bisnis Ayam Petelur di Sumbar Menjanjikan, Audy: Konsumsi Telur Terus Meningkat

Untuk itu, pihaknya mulai menghitung dampak ke berbagai sektor melalui dinas terkait. Setelah dihitung dan mendapat data maka akan dilakukan apa diberikan Pemprov Sumbar kepada yang terdampak.

"Kita hitung semuanya, mulai dari buruh, petani, UMKM, ojol dan masyarakat miskin," terangnya.

baca juga: Pakar Ekonomi UIN Iman Bonjol Padang: Pemerintahan Harus Memastikan Investasi Bukan Ancaman

Sementara itu Wakil Gubernur Sumbar Nasrul mengatakan, beberapa langkah akan dilakukan agar COVID-19 tidak terlalu menggoncang perekonomian masyarakat.

"Berbagai bantuan akan kita siapkan agar masyarakat sedikit terbantu. Wabah ini berpengaruh kepada ekonomi kita di Sumbar," jelasnya.

baca juga: Transaksi Awal Pekan Ini, IHSG Dibuka Menguat

Menurut Wagub, beberapa anggaran akan direlokasi untuk penanganan COVID-19. Termasuk anggaran untuk membantu masyarakat yang terdampak.

"Kita siapkan jaring pengaman sosial untuk membantu masyarakat," katanya. (*)

baca juga: Nagari Mart Ancaman? Pakar Ekonomi Unand: Perlu Regulasi yang Jelas, dan Penguatan Ritel Lokal

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir