Luhut: Penghentian Operasi KRL Tidak Semudah Membalik Telapak Tangan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Suara.com)

KLIKPOSITIF - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, usul penghentian operasional KRL Commuter Line sebagaimana permintaan kepala daerah tidak semudah membalikan telapak tangan.

Kepala daerah Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) mengusulkan agar operasional kereta rel listrik ( KRL ) dihentikan sementara selama pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ) diberlakukan di daerah tersebut selama 14 hari.

baca juga: Pentingnya Perlindungan Kekayaan Intelektual Bagi Pelaku Industri

"Kalau soal mau menutup KRL , kita lihat kan enggak kayak membalikan tangan," kata Luhut yang juga menjabat sebagai Menteri Perhubungan Ad Interim dalam jumpa pers melalui konferensi video di Jakarta, Selasa (14/4/2020) malam.

Menurut Luhut, penghentian operasional KRL juga diharapkan tidak mengganggu arus kebutuhan logistik yang memang dibutuhkan di masa pandemi seperti saat ini.

baca juga: Kapal Bantu Rumah Sakit Senilai Ratusan Miliar Rupiah Segera Dioperasikan

"Karena kalau orang nggak bisa traveling (bepergian) padahal yang penting, kan ndak bagus juga. Jadi misalnya menyangkut logistik, kita ndak mau logistik itu sampai terganggu," katanya.

Luhut sendiri mengaku dirinya telah berkomunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai masih penuhnya angkutan KRL Commuter Line yang beroperasi di Jabodetabek itu.

baca juga: Selama 2021, Pemerintah Berhasil Pangkas 10,37 Juta Ton Emisi Karbon

Ia juga meminta agar ada evaluasi terkait masih banyaknya orang yang masuk ke Jakarta di tengah pemberlakukan PSBB .

"Kalau tadi Pak Gubernur DKI, Pak Anies bicara sama saya, jadi kami koordinasikan baik-baik saja. Mengenai KRL ini, saya bilang Pak Anies, 'Tolong juga dilihat kenapa masih banyak orang yang ke Jakarta'," katanya.

baca juga: Wamenkeu: Harmonisasi Peraturan Perpajakan Hadir dalam Momentum yang Tepat

Sebelumnya, usulan penghentian sementara operasional KRL tersebut telah disampaikan dalam rapat pimpinan lima daerah di Bodebek bersama PT KAI dan PT KCI selaku operator commuter line pada Senin (13/4) sore.

Penghentian sementara operasi KRL dinilai agar PSBB bisa berjalan dengan efektif dan penyebaran COVID-19 bisa ditekan dan trennya diharapkan menurun.

Sumber: Antara/Suara.com

Editor: Eko Fajri