Hotel Grand Zuri akan Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri, Ini Kata Wali Kota Padang

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (Humas Pemko Padang)

PADANG , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Padang menyambut baik keinginan Hotel Grand Zuri Padang menjadi tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis yang menangani pasien COVID-19 di Kota Padang .

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Mahyeldi saat mendengarkan paparan dari General Menegar Hotel Grand Zuri Padang Surni Yanti di hotel setempat, Rabu (15/4/2020).

baca juga: Operasi Yustisi di Padang Tindak 52 Orang yang Kedapatan Langgar Perwako Pola Hidup Baru

Mahyeldi menambahkan, jika RSUD dr. Rasidin yang telah ditetapkan menjadi rumah sakit khusus COVID-19 mulai beroperasi, tentunya akan membutuhkan tempat bagi tenaga medis untuk isolasi mandiri.

"Kita sangat menyambut baik jika Hotel Grand Zuri dijadikan tempat isolasi mandiri bagi tenaga medis. Asalkan bisa sesuai dengan aturan dan Standar Operasional (SOP) yang telah ditetapkan," jelasnya.

baca juga: Roadshow di Padang, Perfect Helat Tawarkan Produk agar Bisa Berolahraga di Rumah

Selanjutnya, Wali Kota Padang Mahyeldi juga mengharapkan dukungan dari seluruh karyawan Grand Zuri untuk tetap mematuhi instruksi dan imbauan yang dikeluarkan Pemko Padang . Termasuk mewajibkan masyarakat mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

"Kunci agar bisa menekan penyebaran virus corona adalah bagaimana mendisiplinkan diri sendiri mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan tetap mengenakan masker, melakukan sosial dan physical distancing, mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir dan menjaga kondisi tubuh. Insha Allah penyebaran virus corona dapat ditekan," ujarnya.

baca juga: Satpol PP Padang Tindak 15 Pelanggar Perwako

Sementara itu, General Manager Hotel Grand Zuri Padang Surni Yanti mengungkapkan, dirinya telah mendapat izin dari owner jika Hotel Grand Zuri dijadikan sebagai tempat untuk tenaga medis COVID-19 untuk isolasi mandiri di Kota Padang .

"Jika keinginan kami disetujui oleh Pemko Padang , kami akan menutup hotel untuk tamu reguler. Kami akan menerapkan prosedur, SOP dan protokoler yang telah kami rancang dan siapkan untuk penanganan COVID-19," pungkasnya.

baca juga: Peringatan Gempa 30S Padang ke-11 Dilakukan Berbeda

Hadir mendampingi Wali Kota Padang Mahyeldi, Kepala BPBD Barlius, Kabag Umum Budi Payan, Kabag Protokol Amrizal Rengganis dan Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Padang dr. Melinda Wilma .

Editor: Haswandi