Sebulan Terakhir Tak Ada Kasus Corona Baru di Taiwan

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Dalam satu bulan terakhir Taiwan mengumumkan tak lagi menemukan kasus baru corona atau COVID-19. Kabar baik tersebut diutarakan Menteri Kesehatan Taiwan, Chen Shih-chung.

Dilansir dari Taiwan News Chen menyebut ini adalah kali pertama mereka tak lagi mencatat kasus corona di sana. Dia mengatakan, kasus corona terakhir yang dicatat adalah sebulan lalu. Pengumuman ini lantas ditanggapi sorak sorai bahagia warga Taiwan. Namun, Taiwan masih memiliki 393 kasus virus corona , enam kematian, dan 124 pasien sembuh.

Dari keseluruhan kasus, sebagian besar atau 338 di antaranya merupakan imported case, yakni penularan virus dari warga asing atau warga mereka yang baru datang dari luar negeri. Sebagian besar kasus corona di Taiwan diimpor dari negara Eropa, sejumlah negara di Asia , dan Amerika Utara.

baca juga: Peneliti Italia Ungkap 80 Persen Pasien Covid-19 Usia 20 Tahun ke Bawah Tak Tunjukkan Gejala

Sementara itu, menurut laporan Anadolu Agency, Taiwan sejauh ini memang belum melakukan penguncian wilayah. Kehidupannya relatif normal dengan sekolah dan bisnis berjalan seperti biasa.

Namun pemerintah telah menyerukan seluruh warga untuk memakai masker saat keluar rumah serta menjalankan protokol pencegahan COVID-19. Rahasia Taiwan terletak pada tindakan awal pencegahan kala corona muncul pertama kali di China. Mereka melakukan intervensi non-pengobatan atau non-pharmacetical intervention (NPI) pada masyarakatnya.

baca juga: Pulang dari Palembang, Warga Solok Positif Covid-19

NPI yang dimaksud adalah contact tracing, isolasi orang yang sakit, karantina, pada orang-orang yang terinfeksi sejak awal, sehingga penyebarannya tidak meluas dan berhasil dikendalikan. Kesiapsiagaan Taiwan menghadapi kasus corona sebenarnya sudah terlihat kala mereka jadi pihak pertama yang memberi informasi ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Taiwan selama ini sudah mengirim peringatan bahaya soal virus corona kepada WHO sejak Desember 2019 lalu. Tetapi, menurut Taiwan, WHO ketika itu justru mencueki laporan corona mereka dan menganggapnya hanya sebagai angin lalu. Bukan cuma sekadar klaim belaka, Taiwan kemudian memperlihatkan bukti surat elektronik (surel) alias email kepada WHO.

baca juga: Komet NEOWISE Melintas di Dekat Bumi, Bagaimana Mengamatinnya?

Dalam email itu, Taiwan memperingatkan WHO untuk bersikap dan waspada serta mengambil langkah siaga dengan virus corona , karena memiliki potensi penularan antarmanusia dilansir dari Fox News.

E

baca juga: Virus Corona Diduga dapat Menyebar di Udara, Ilmuwan Rancang Filter Udara

Editor: Ramadhani