Polsek Nanggalo Padang Ringkus Komplotan Curanmor yang Beraksi di 30 TKP

Tiga Pelaku (tengah) dan Barang Bukti
Tiga Pelaku (tengah) dan Barang Bukti (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Sektor (Polsek) Nanggalo meringkus komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah melakukan aksinya di 30 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda di Kota Padang.

Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya mengatakan, komplotan yang terdiri dari tiga orang tersebut, melakukan aksi dengan modus mencuri motor korbannya yang terparkir di kos-kosan menggunakan sebuah kunci letter yang telah disiapkan.

baca juga: Pembakar Halte Sarinah Terungkap, Jansen: Jika By Design, Ini Skandal

"Kasus ini masih dalam tahap pengembangan unit Opsnal Polsek Nanggalo untuk mencari barang bukti sepeda motor yang telah di jual oleh ketiga pelaku," katanya di Mapolsek Nanggalo, Selasa (21/4/2020).

Sosmedya menambahkan, ketiga pelaku ini ditangkap dalam dua waktu yang berbeda. Penangkapan pertama di lakukan terhadap pelaku bernama Hengki (37) yang diamankan di rumahnya dikawasan Dadok Tunggul Hitam pada hari Kamis (16/4/2020).

baca juga: Temuan Narasi TV Terduga Pelaku Pembakar Halte Sarinah, Bukan Berasal dari Massa Aksi?

"Dari keterangan pelaku bernama Hengki inilah dilakukan pengembangan dan di ketahui dua rekan lainnya yang bernama Wahyudi (20) dan Aljeva Maiazani panggilan Jev (23)," ujarnya.

Berselang tiga hari atau pada Minggu (19/4/2020) dinihari, pelaku bernama Wahyudi warga Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo berhasil diciduk di kawasan Sawah Liek, Kecamatan Nanggalo, setelah adanya informasi dari masyarakat yang melihat keberadaan pelaku.

baca juga: Sempat Kabur Dalam Hutan, Pelaku Curanmor di Jalur Lintas Sumbar Riau Akhirnya Ditangkap

"Saat kami tangkap, pelaku bernama Wahyudi ini sempat melakukan perlawanan dengan berteriak untuk mencari perhatian massa," tuturnya.

Sosmedya melanjutkan, Wahyudi merupakan residivis kasus yang sama. Setelah dikembangkan, polisi juga menangkap rekan lainnya bernama Aljeva Maiazani yang saat itu tengah berada di rumahnya, kawasan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

baca juga: Kasus Pemerkosaan Adik Ipar di Padang Terungkap Berkat Postingan di Medsos

Menurut Sosmedya, penangkapan tiga komplotan pelaku curanmor ini berdasarkan laporan nomor LP/14/K/I/2020/Sektor Nanggalo tanggal 10 Januari 2020.

Dari hasil interogasi, ketiganya mengakui telah beraksi sebanyak 30 kali di tempat kejadian perkara yang berada di wilayah hukum Polresta Padang. Barang hasil curian ada yang dilepas melalui jualan online atau pun transaksi langsung.

"Barang hasil curian rata-rata dijual ke Kabupaten Kerinci, Jambi, baik melalui online maupun transaksi langsung," katanya lagi.

Saat ini, ketiganya sudah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Nanggalo. Polisi juga menyita barang bukti (BB) berupa satu unit kunci letter T. "Kami masih mencari barang bukti sepeda motor yang telah berhasil di jual oleh para pelaku ini,"pungkas Sosmedya.

Editor: Muhammad Haikal