Adanya Blank Spot, Telkom Sumbar Minta Kepala Daerah Berinisiatif Kirim Surat

Press Conference bersama perwakilan BUMN di Sumbar via Zoom Meeting IJTI Sumbar
Press Conference bersama perwakilan BUMN di Sumbar via Zoom Meeting IJTI Sumbar (Screenshoot)

PADANG, KLIKPOSITIF - Adanya gangguan jaringan dan blank spot di beberapa daerah di Sumbar , Telkom minta kepala daerah berinisiatif menyurati pihaknya. Hal ini disampaikan Sekretaris Perusahaan Wilayah Telkom Sumbar Sunhadi saat konferensi pers bersama IJTI Sumbar melalui Zoom Meeting, Kamis 23 April 2020.

Status Sumbar yang telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) membuat beberapa sektor harus dilakukan dari rumah. Salah satunya sektor pendidikan dan pemerintah yang tidak lagi dilakukan bertatap muka.

baca juga: Sambut HUT RI, Bupati Solsel : ASN Agar Menjadi Contoh Bagi Masyarakat

Namun untuk menunjang kegiatan tersebut, dibutuhkan jaringan yang dapat memfasilitasi masyarakat untuk dapat berkegiatan secara daring. Akan tetapi, sebagian daerah di Sumbar masih terkendala dengan jaringan dan sinyal yang susah hingga tidak ada jaringan sama sekali.

Menanggapi hal tersebut, Sunhadi mengatakan kepada masyarakat untuk menunggu dan bersabar. Pasalnya, pihak Telkom Sumbar sendiri tentu tidak mengetahui secara menyeluruh daerah blank spot yang ada di Sumbar .

baca juga: Menkeu: Selain Pandemi, APBN Juga Difokuskan untuk Hadapi Perubahan Iklim

Ia menjelaskan bahwa pihaknya meminta tolong kepada kepala daerah untuk mendata daerah yang tidak mendapat jaringan atau mengalami gangguan. Kepala daerah dalam hal ini bupati dan wali kota dapat mengumpulkan nagari, jorong, atau kelurahan yang sama sekali tidak ada mendapatkan jaringan.

"Contohnya di Dharmasraya beberapa waktu lalu, Pak Bupatinya melaporkan nagari dan jorong yang tidak mendapatkan jaringan sama sekali. Kemudian pihak pemkab menyurati Telkom Sumbar agar dapat memfasilitasi dan menyediakan layanan di daerah tersebut," kata Sunhadi.

baca juga: Bantu Penanganan Pandemi, Kemenag Realokasi Hampir Rp2 Triliun Anggaran pada 2021

Menurutnya, kondisi tersebut dapat dikamlumi mengingat saat ini seluruh kegiatan dilakukan secara daring. Sehingga ia berharap kepada masing-masing kepala daerah untuk segera menyurati Telkom Sumbar terkait hal tersebut.

Sementara itu, untuk melayani pelanggan yang beberapa waktu ini meningkat karena Pandemi COVID, pihaknya akan bekerja maksimal dalam melayani pelanggan dengan menaikkan bandwitch. Biasanya dikatakan Sunhadi, menaikkan bandwitch dilakukan saat puasa dan lebaran.

baca juga: Greysia-Apriyani Raih Emas Olimpiade Tokyo, Muhaimin: Perjuangan yang Hebat

"Tapi kali ini karena Pandemi COVID-19 maka kenaikan bandwitch dilakukan lebih awal. Kami akan berusaha maksimal dalam hal ini," kata Sekretaris Perusahaan Wilayah Telkom Sumbar Sunhadi.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri