Tinjau Posko Cek Poin Perbatasan Sumbar-Sumut, Gubernur ke Petugas: Jangan Biarkan Kendaraan Masuk Sumbar

Rombongan gubernur Sumbar mencagat kendaraan dari Sumut yang ingin masuk ke Sumbar
Rombongan gubernur Sumbar mencagat kendaraan dari Sumut yang ingin masuk ke Sumbar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meninjau langsung posko cek poin perbatasan Sumbar - Mandaliang Natal (Sumatera Utara), Jumat, 24 April 2020.

Kepada petugas yang berjaga di posko tersebut gubernur menekankan untuk menghentikan semua kendaraan dan tidak membolehkan lagi masuk ke Sumbar. Baik itu kendaraan pribadi, travel maupun bus.

baca juga: Rapat Virtual Dengan Presiden, Daerah Diminta Waspada Lonjakan Kasus Covid-19

"Intruksi presiden jelas dan diperkuat Permenhub Nomor PM 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idulditri 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19. Aturan itu mulai berlaku hari ini," terangnya.

Gubernur minta agar petugas di perbatasan lebih tegas terhadap orang yang ingin masuk ke Wilayah Sumbar. Ini dilakukan supaya tidak ada lagi kendaraan yang masuk ke Sumbar.

baca juga: Kasus Kerumunan Megamendung, Ini Tuntutan JPU Terhadap Habib Rizieq Shihab

Dia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan paling utama yang diupayakan pemerintah di tengah pandemi COVID-19.

"Keselamatan rakyat ialah hukum tertinggi, untuk itu mari kita lawan COVID-19 bersama-sama," anaknya.

baca juga: Positif Covid-19 Indonesia Hari Ini Bertambah 4.295 Kasus, 212 Orang Meninggal

Menurut Irwan, imbauan presiden agar semua orang dilarang mudik ke kampung halamannya. Termasuk pelaranganan menggunakan transportasi massal lainya, seperti keretap api, kapal laut, pesawat, bus serta mobil pribadi.

Sementara penerapan sanksi bagi pelanggar larangan mudik baru akan berlaku mulai 7 Mei 2020 belum bisa mengungkapkan apa bentuk sanksi yang akan diterapkan. Sanksi tersebut masih dibahas di Permenhub.

baca juga: Mengetahui Bagaimana Pengolahan Limbah Medis COVID-19 di SPH, Rika: Kami Terapkan Sesuai Aturan yang Berlaku

"Bagi masyarakat yang terlanjur mudik agar meningkatkan pengawasan, meningkatkan protokol kesehatan, tetapi tidak melakukan screening secara berlebihan," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir