Sembuh dari Corona, Menhub Budi Karya Ikut Ratas

Menteri Perhubungan (Mehub) Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan (Mehub) Budi Karya Sumadi (Net)

KLIKPOSITIF - Menteri Perhubungan (Mehub) Budi Karya Sumadi yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 sudah mengikuti rapat kabinet terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Beliau sudah sehat dan sekarang ikut rapat intern kabinet. Ini kami masih rapat intern," kata Menteri Sosial Juliari Batubara saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/4/2020)

baca juga: Sekolah Mulai 13 Juli 2020, Pemkab Solok Terapkan Pembelajaran Daring dan Luring

Presiden Jokowi memang rutin menggelar rapat kabinet terbatas mengggunakan sarana "video conference" dan diikuti para menteri Kabinet Indonesia maju dari kantor atau rumah masing-masing.

Menurut Juliari, keikutsertaan Budi Karya dalam ratas tersebut adalah untuk yang pertama kali semenjak dinyatakan sakit pada pertengahan Maret 2020 lalu.

baca juga: Angka Positif COVID-19 Sumbar Capai 791, Jubir: 661 Diantaranya Dinyatakan Sembuh

"Ini rapat yang pertama yang diikuti, semoga beliau sehat terus," ujar Juliari.

Budi Karya adalah pasien ke-76 COVID-19 di Indonesia. Pengumuman Budi Karya positif COVID disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada 14 Maret 2020.

baca juga: Studi Ungkap Teh Hijau Bisa Tekan Dampak Aterosklerosis

Budi Karya lalu dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. Sebelum dirawat di RSPAD, Budi Karya sempat dirawat di salah satu RS swasta dengan indikasi sakit tifus, namun belum dinyatakan positif COVID-19, setelah melakukan sejumlah kunjungan kerja.

Budi Karya diketahui melakukan rangkaian kunjungan kerja ke luar kota selama beberapa hari ke Toraja, Luwuk, Wakatobi, Makassar, Parepare, Kertajati dan Indramayu sebelum sakit.

baca juga: Peneliti Italia Ungkap 80 Persen Pasien Covid-19 Usia 20 Tahun ke Bawah Tak Tunjukkan Gejala

Ia terakhir terlihat di lingkungan istana kepresidenan saat menghadiri rapat terbatas pada 11 Maret 2020.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri