Tukang Pijat di Koto Lalang Positif Covid 19 Usai Kontak dengan Warga Lubeg

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF - Hasil Swab terhadap seorang tukang pijat di Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang yang sebelumnya melalukan kontak dengan warga Lubeg yang positif Covid 19 , telah keluar.

"Hasilnya positif. Saat ini, kami tengah mempersiapkan proses rujukan tukang pijat tersebut ke rumah sakit," kata Kepala Puskesmas Luki Linda Hasymi saat dihubungi KLIKPOSITIF .com via handphone, Senin 27 April 2020.

baca juga: Pulang Dari Kalimantan Selatan, Seorang Warga Payakumbuh Positif COVID-19

Awalnya, sebut Linda, tukang pijat berinisial B itu akan dirujuk ke RSUD Rasidin Kota Padang, tapi karena rumah sakit rujukan khusus Covid 19 itu sudah penuh, makanya akan diusahakan ke rumah sakit lainnya.

"Sekarang ini kami masaih mengupayakan rumah sakit rujukan untuk penanganan tukang pijat tersebut," ujarnya.

baca juga: Deteksi COVID-19, Pemkab Solok Lakukan Pool Test pada 30 Kluster

Linda juga mengatakan bahwa semua yang kontak dengan tukang pijat tersebut, akan diminta untuk melakukan protokol penanganan pencegahan Covid-19. "Untuk masyarakat akan dilakukan disinfektan," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Jumat, 24 April kemarin, Kepala Puskesmas Luki Linda Hasymi menyampaikan kepada warga bahwa seorang tukang pijat di Koto Lalang masuk sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG)usai memijat warga Lubeg yang positif Covid-19.

baca juga: Kabar Baik, Satu Lagi Pasien COVID-19 Asal Bukittinggi Sembuh di RSAM

Setelah dari tukang pijat, warga Lubeg itu, sebut Linda, juga mampir ke Pasar Bandar Buat. Untuk itu, baik tukang pijat maupun warga Lubeg yang positif Covid 19 , akan terus di-traking perjalanannya.

"Kami dari Puskesmas Luki akan terus mencari tahu traking perjalanan warga Lubeg dan tukang pijat di Koto lalang tersebut guna mengantisipasi penyebaran Covid di Lubuk Kilangan ," ungkap Linda.

baca juga: Lakukan Tes Corona Mandiri, Mahasiswi Asal Sumbar Terkonfirmasi Positif COVID-19

Linda juga mengimbau agar werga tetap di rumah selama masa penanganan Covid-19. Kalau harus keluar rumah, gunakan masker dan jaga jarak lebih dari 1 meter dari warga. Setelah itu, biasakan diri mencuci tangan usai berpergian.(*)

Editor: Riki S