Berlaku Mulai Besok, Ini Daftar Tarif Baru Penyeberangan Kapal Ferry di Pelabuhan Merak

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Daftar tarif baru penyeberangan kapal ferry di Pelabuhan Merak dikeluarkan jelang musim mudik lebaran 2020. Tarifnya naik drastis sampai 45 persen.

Hanya saja sampai saat Pelabuhan Merak ditutup untuk pemudik akibat pandemi Covid-19.

baca juga: Jika Konflik Internal Terus Berlanjut, Pengamat: Bisa Saja Demokrat Tak Bisa Ikut Pemilu

Berikut perubahan tarif di Pelabuhan Merak :

Dewasa

  • Tarif lama Rp 9.925
  • Tarif baru Rp 14.472
  • Kenaikan 45,8 persen

Anak - anak

  • Tarif lama Rp 4.085
  • Tarif baru Rp 2.435
  • Penurunan 40,4 persen

KENDARAAN

baca juga: Kejar Wisatawan dalam Negeri, Sandiaga Uno: Ada 55 Juta warga Kelas Menengah yang Ingin Berwisata

Golongan I

  • Tarif lama Rp 15.010
  • Tarif baru Rp 16.500
  • Kenaikan 9,9 persen

Golongan II

  • Tarif lama Rp 35.900
  • Tarif baru Rp 39.500
  • Kenaikan 10,0 persen

Golongan III

  • Tarif lama Rp 94.690
  • Tarif baru Rp 100.500
  • Kenaikan 6,1 persen

Golongan IV

Kendaraan penumpang

  • Tarif lama Rp 318.625,
  • Tarif baru Rp 369.000,
  • Kenaikan 15,8 persen

Kendaraan Barang

  • Tarif lama Rp 284.641
  • Tarif baru Rp. 350.000
  • Kenaikan 23,0 persen

Golongan V

  • Tarif lama Rp 668.780
  • Tarif baru Rp 740.000,-
  • Kenaikan 10,6 persen

Kendaraan barang

  • Tarif lama Rp 563.044
  • Tarif baru Rp 644.000
  • Kenaikan 14,4 persen

Golongan VI

baca juga: Sebut Vaksinasi Covid-19 Berjalan Lambat, Perhimpunan Guru Pesimis Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli

Kendaraan penumpang

  • Tarif lama Rp 1.131.050
  • Tarif baru Rp 1.228.000
  • Kenaikan 8,6 persen

Kendaraan barang

  • Tarif lama Rp 884.078
  • Tarif baru Rp 1.000.000
  • Kenaikan 13,1 persen

Golongan VII

  • Tarif lama Rp 1.177.618
  • Tarif baru Rp 1.365.500
  • Kenaikan 16 persen

Golongan VIII

  • Tarif lama Rp 1.759.490
  • Tarif baru Rp 1.804.500
  • Kenaikan 2,6 persen

Golongan IX

  • Tarif lama Rp 2.636.570
  • Tarif baru Rp. 2.689.500
  • Kenaikan 2,0 persen

Tarif penyeberangan itu dinaikkan oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry. Kenaikan tarif penyeberangan mulai berlaku Jumat (1/5/2020) besok.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Banten, Nurhadi Unggul Wibowo mengatakan kenaikan tarif tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 92 Tahun 2020 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi.

baca juga: Soal KLB, Tokoh Demokrat Sebut Penjelasan Mahfud MD Bertele-tele

"Iya (ada kenaikan tarif) hasil vicon (video conference) kemarin berbarengan 1 Mei dengan pemberlakuan tiket online," kata Nurhadi Unggul Wibowo, Kamis (30/4/2020).

Nurhadi menyatakan bahwa pembahasan kenaikan tarif sebenarnya sudah dilakukan tahun lalu, namun ada perbedaan pendapat antara pemerintah dan perusahaan pelayaran.

Desakan kenaikan tarif datang dari para pengusaha pelayaran lantaran sudah sekitar 2 tahun pemerintah tak menaikkan tarif penyeberangan .

"Kalau itu (kenaikan tarif) kan sebenernya sudah lama prosesnya karena sudah 2 tahun lebih (tarif) tidak naik maka Gapasdap protes. Sebetulnya diusulkan tahun kemarin, kan berlarut-larut itu, prosesnya kan panjang sampai dengan persetujuan Menko, kan nggak boleh kalau berdampak pada masyarakat banyak nggak boleh langsung menteri yang bersangkutan harus persetujuan Menko," ujarnya.

Dia menuturkan kenaikan tarif diusulkan lantaran perusahaan pelayaran sudah banyak menanggung beban karena hitung-hitungan tarif yang berlaku sekarang tidak masuk dalam hitungan untung rugi.

"Masa pandemi COVID ini disampaikan perusahaan pelayaran bahwa masa pandemi ini tidak bisa ditunda lagi, situasi normal saja sudah berat apalagi dengan situasi Covid-19 ini," kata dia.

Editor: Eko Fajri