PSBB Diperketat, Gubernur Sumbar: Penjagaan Pintu Masuk Sumbar Diambil Alih TNI-Polri

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Sumatera Barat diperketat, terutama di pintu masuk Sumbar.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, sejak 27 April penjagaan perbatasan Sumbar diambil alih TNI-Polri.

baca juga: Pulang Dari Kalimantan Selatan, Seorang Warga Payakumbuh Positif COVID-19

Hal itu sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Personil lain yang bisanya bertugas kembali ke instansi masing-masing. Surat pengambilalihan personil sudah kita kirim ke daerah sejak 27 April," ungkapnya, Sabtu, 2 Mei 2020.

baca juga: Deteksi COVID-19, Pemkab Solok Lakukan Pool Test pada 30 Kluster

Disampaikannya, upaya memperketat 9 (sembilan) pintu masuk jalur darat sudah dilakukan, dengan memberhentikan setiap kendaraan masuk ke Sumbar dan disuruh putar balik.

Dari hasil data dan laporan sejauh ini arus kedatangan orang masuk ke Sumbar lewat jalur darat di perbatasan sudah mulai sepi. Hanya dilalui oleh kendaraan truck membawa kebutuhan pokok dan material lainnya.

baca juga: Kabar Baik, Satu Lagi Pasien COVID-19 Asal Bukittinggi Sembuh di RSAM

"Termasuk jalur udara di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sudah tidak ada lagi penerbangan domestik yang ke Sumbar," terangnya.

Kondisi ini juga disampaikan Irwan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo saat Rapat Koordinasi Operasi Percepatan Penanganan COVID-19 melalui Video Conference siang tadi.

baca juga: Lakukan Tes Corona Mandiri, Mahasiswi Asal Sumbar Terkonfirmasi Positif COVID-19

"Kami terima kasih pada pemerintah pusat yang selalu mendukung dalam penanganan COVID-19 di Sumbar. Terutama berlakunya Permenhub No 25 Tahun 2020 tentang Larangan Mudik untuk mencegah penyebaran COVID-19. Penjagaan wilayah perbatasan Sumbar dengan provinsi tetangga diambil alih oleh TNI dan Polri," katanya melaporkan. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir