Kronologi Kebakaran di Rumah Keluarga Besar Menteri Puspayoga

Rumah keluarga besar Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga terbakar
Rumah keluarga besar Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga terbakar (http://beritagresik.com/)

KLIKPOSITIF - Rumah keluarga besar Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Ngurah Puspayoga terbakar. Menurut kepolisian, kebakaran terjadi pada pukul 16.00 WITA. Awal mula Puri Satria yang terletak di Jalan Veteran Denpasar itu terbakar yakni melanda dua bangunan rumah yang terdiri dari delapan kamar, dengan pemilik (korban) atas nama Anak Agung Ngurah Erdy Erjaya (53)

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Reinhard Nainggoilan menuturkan, pada saat kejadian saksi bernama Imam Buhari dan Tela Fadilah sedang berjualan di Pasar Burung Satria. Saksi Imam Buhari sudah mengontrak di lokasi kebakaran sejak tiga tahun yang lalu bersama dengan istri dan anaknya.

Saksi lain bernama Yuliana berada di lokasi sedang tidur bersama dengan dua orang anak pengontrak rumah. Ketika terbangun saksi melihat ada api dari atas atap rumah, selanjutnya saksi ke luar meminta tolong.

Pukul 16.30 WITA saksi atas nama Anak Agung Wira Satria dan Anak Agung Ngurah Barry melihat ada asap keluar dari rumah kontrakan di pojok selatan, dan saksi melihat ibu-ibu dan anak- anak ke luar dari lokasi kebakaran untuk minta tolong.

Saksi beserta warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, karena api terlalu besar, sehingga api tidak dapat dipadamkan dan kemudian menghubungi unit PMK BPBD Kota Denpasar.

Lokasi kebakaran yaitu di atas tanah seluas 7 are (700 meter persegi), yang terdiri dari dua unit bangunan rumah (satu unit rumah terdiri dari tiga kamar kontrakan dan satu unit rumah terdiri dari empat kamar yang ditempati korban).

Api diduga berasal dari kamar kontrakan sebelah pojok barat daya. Lokasi kebakaran dihuni sebanyak dua kepala keluarga (satu unit rumah dihuni satu kepala keluarga pengontrak yang terdiri dari enam orang dan satu unit rumah dihuni satu kepala keluarga korban yang terdiri dari empat orang).

Barang yang terbakar yaitu dua unit rumah beserta isinya (peralatan rumah tangga, peralatan elektronik, pakaian, surat- surat penting, perhiasan, uang tunai, makanan burung, dan lainnya).

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan sebesar Rp1 miliar," kata Nainggolan, Selasa 12 April 2016. "Sementara hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tambahnya.

[Bobby Andalan]

Baca Juga

Penulis: Fitria Marlina