Pasar Pusat Payakumbuh Ditutup, Pasar Ibuh Tetap Buka dengan Sejumlah Aturan Tegas

Petugas melakukan penjagaan di salah satu pintu masuk Pasar Ibuh Payakumbuh.
Petugas melakukan penjagaan di salah satu pintu masuk Pasar Ibuh Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh tidak akan melakukan penutupan terhadap Pasar Tradisional Ibuh yang merupakan tempat bagi warga daerah tersebut untuk mendapatkan sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Seperti diketahui, mulai Senin (4/5) ini Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menutup beberapa ruas Pasar Atas atau Pasar Pusat Payakumbuh . Penutupan mulai dari eks Bioskop Kencana, kawasan Toko Emas Tinggi atau deretan toko Mas Asia, Deretan Es Tebak Pak Bahar, Jalan A. Yani. Kemudian juga seputaran Toko Mas Rambuti, kawasan Soto Che, Pasar Buah-buahan hingga ke Pos Kota.

baca juga: Wako Payakumbuh Minta Pelaksanaan Pilkada Patuhi Maklumat Kapolri

Kabid Pasar Arnel Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh menyebut, meski ada penutupan untuk beberapa ruas Pasar Pusar, tapi untuk Pasar Ibuh yang merupakan pasar semabako tidak boleh dilakukan penutupan. Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) Dalam Rangka percepatan Covid-19.

Meski tidak akan melakukan penutupan terhadap Pasar Ibuh Payakumbuh , Arnel memastikan, pihaknya melakukan pengetatan sejumlah aturan yang harus ditaati pedagang dan pengunjung pasar.

baca juga: Loka POM Payakumbuh Telah Laporkan 18 Toko Online yang Merugikan Konsumen

"Pemakaian masker wajib di area Pasar Ibuh. Bagi yang tidak pakai masker dilarang masuk pasar, disuruh pulang," katanya, Senin (4/5).

Arnel menuturkan, ada protokoler yang ditetapkan pemerintah dalam rangka pencegahan. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan penyemprotan disinfektan, pengunjung maupun pedagang juga diimbau untuk mengenakan masker, serta sering mencuci tangan, dan dilakukan pengukuran suhu tubuh.

baca juga: Angka Positif COVID-19 di Payakumbuh Terus Naik, Dalam Dua Hari Bertambah 10 Kasus

"Pasar Ibuh harus tetap lanjut. Tapi protokoler pencegahan COVID-19 harus tetap dilaksanakan. Selain dinas menyiapkan tempat cuci tangan, juga dilakukan penyemprotan disinfektan, " terangnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat