Hanafi Rais Keluar dari PAN, Pertanda Amien Rais Bikin Partai Baru?

Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menengahi kericunan dalam Rakernas ke V PAN, SAbtu (7/12/2019).
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menengahi kericunan dalam Rakernas ke V PAN, SAbtu (7/12/2019). (Suara.com)

KLIKPOSITIF - Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi meragukan isu yang berhembus jika politikus senior PAN Amien Rais akan mendirikan partai politik baru. Alasannya, dia mengklaim Amien Rais sangat cinta dengan PAN .

Namun, dia mengatakan setiap warga negara Indonesia dijamin oleh konstitusi atas hak politik dan hak untuk kebebasan dalam mengemukakan pendapat dan berkumpul.

baca juga: Aturan Bersepeda dari Kemenhub Soal Wajib Pakai Helm, Ini Penjelasannya

Menurut dia, apabila Amien Rais , seperti yang diberitakan media merencanakan akan membentuk partai politik baru, itu adalah hak politik Amien yang dijamin UU.

"Saya pribadi meragukan jika Pak Amien akan mendirikan partai politik baru, mengingat besarnya cinta Pak Amien kepada PAN . Bahkan di beberapa hasil lembaga survei menyatakan bahwa terjadi hubungan tak terpisah antara PAN dan Amien Rais ," kata Viva Yoga di Jakarta, Kamis (7/5/2020).

baca juga: 16 Paket Besar Ganja Kering Disita, Empat Pelaku Dibekuk di Pasbar

Menurut dia, Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN , bersama pendiri lainnya yaitu Amien Azis, AM Fatwa, Gunawan Muhammad, Toety Herawaty, Albert Hasibuan, Sindhunata, Faisal Basri, Putrajaya Husein.

Menurut dia, yang jadi pertanyaannya benarkah Amien akan mendirikan partai politik baru dan akan meninggalkan PAN , dirinya meragukan hal tersebut.

baca juga: Pelajaran Sejarah Tidak Lagi Wajib?, Wakil Ketua MPR Sarankan Nadiem Makarim Kembali Belajar

Sebelumnya, salah satu pendiri PAN Putrajaya Husein mengatakan tokoh senior PAN Amien Rais sangat serius mendirikan partai baru bahkan saat ini prosesnya sudah 70 persen.

Menurut dia, mundurnya Hanafi Rais dalam kepengurusan DPP PAN dan Fraksi PAN DPR RI, mempengaruhi percepatan pembentukan partai baru tersebut.

baca juga: Ini Pengakuan Ibu Pelaku Penusakan Syekh Ali Jaber Tentang Kondisi Anaknya

"Ya 70 persen (proses pembentukan parpol baru), namun kemunduran Hanafi ini mempengaruhi percepatan pembentukan partai baru. Jadi jangan dibalik, bukan Hanafi itu bersikap karena ingin membuat partai baru, sikap Hanafi itu yang mendorong keras kami berpikir untuk mendirikan partai baru," kata Putra Jaya.

Dia menjelaskan, Amien Rais ketika mendirikan PAN bersama kawan-kawannya memiliki tujuan idealisme, namun saat ini partai tersebut sudah "lari" dari tujuan tersebut.

Menurut dia, PAN dibangun untuk memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, bukan untuk kepentingan sekelompok orang yang ingin mendapatkan manfaat dari pengelolaan sebuah partai.

Sumber: Antara/Suara.com

Editor: Eko Fajri