Melihat Tanah Kelahiran Pahlawan Nasional Mohammad Yamin di Talawi Sawahlunto

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit didampingi Walikota Sawahlunto Deri Asta saat di Makam Pahlawan Nasional M Yatim
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit didampingi Walikota Sawahlunto Deri Asta saat di Makam Pahlawan Nasional M Yatim (Istimewa)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF - Masyarakat Talawi, Kota Sawahlunto pantas berbangga karena memiliki panutan dan tokoh yang diakui sebagai pahlawan Nasional.

Dia adalah Prof. Mr. Mohammad Yamin, S.H. (lahir di Talawi, Sawahlunto , Sumatra Barat, 24 Agustus 1903 -- meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada umur 59 tahun) adalah sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang telah dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia.

baca juga: Nasrul Abit Tinggalkan Rumah Dinas, Cuti Tanpa Tanggungan Negara

M Yamin juga merupakan salah satu perintis puisi modern Indonesia dan pelopor Sumpah Pemuda sekaligus "pencipta imaji keindonesiaan" yang mempengaruhi sejarah persatuan Indonesia.

Kamis (7/5), Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyempatkan diri mengunjungi makan pahlawan putra Talawi itu. Didampingi Walikota Sawahlunto Deri Asta, Wagub berziarah ke makam M Yamin, yang lokasinya tidak jauh dari rumah penerima bantuan JPS Sumbar.

baca juga: Nasrul Abit Serahkan Jabatan Ketua Kwarda Pramuka Sumbar

Dalam kesempatan itu, kembali mengenang sosok Prof M Yamin yang dikenal sebagai seorang budayawan, ahli hukum konstitusi dan penulis yang ulung, bahkan, karya-karya beliau cukup memberi pengaruh dalam membangun negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur, sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini.

"Masyarakat Sawahlunto patut berbangga dengan sosok M. Yamin sebagai seorang tokoh bangsa, yang semasa hidupnya terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Nasrul Abit .

baca juga: Pemprov Sumbar Salurkan Bantuan Rp45 Juta untuk Korban Kebakaran di Maninjau

Sebagaimana diketahui M. Yamin dulu adalah pejuang yang menggerakkan perjuangan rakyat di zaman kemerdekaan. M. Yamin lahir di Talawi, Sawahlunto pada 24 Agustus 1903 dan meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada usia 59 tahun dan saat menjelang ajalnya M. Yamin meminta untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.

"Atas dedikasi dan pengorbanan beliau yang sudah teruji beliau mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional . Karena jasa-jasa beliau sangat besar bagi Negara ini," ujarnya.

baca juga: Jadi Cagub Pertama Asal Pessel, Rang Pasisia Diimbau Menangkan NA-IC di TPS

Dalam sejarah salah satu tokoh pemuda bahkan dikenal sebagai orang yang paling menentang atau menyatukan organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan itu dalam satu wadah.

Namun, tokoh pemuda itu kemudian malah dikenal sebagai sosok yang merumuskan Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 1928. Tokoh itu adalah Ketua Jong Sumatranen Bond, Mohammad Yamin. Sampai sekarang M Yamin dikenal dengan kepahlawanannya sebagai Ketua Jong Sumatranen Bond.(*)

Editor: Joni Abdul Kasir