Otoritas Kesehatan Korsel: Pasien yang Dua Kali Positif COVID-19 Tak Lagi Menularkan Virus

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Otoritas kesehatan di Korea Selatan menemukan fakta menarik terkait pasien positif corona . Hampir 300 pasien yang telah sembuh, kembali dinyatakan positif COVID-19 untuk kedua kalinya.

Namun menariknya, pada kasus positif untuk kedua kali ini pasien tersebut tidak lagi menulari orang lain lagi. Temuan awal, yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan, memberi dorongan pada gagasan bahwa mereka yang terinfeksi virus corona mengembangkan kekebalan terhadap penyakit tersebut.

baca juga: Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19, Forkopimca Harau Bagikan Ribuan Masker Gratis

Para pejabat memantau 285 pasien yang pulih yang sekali lagi dites positif. Mereka kemudian menemukan bahwa dari 790 orang yang berhubungan dengan mereka tidak ada yang terinfeksi virus corona .

Dilansir dari Wall Street Journal akibat temuan ini Korea Selatan mencabut persyaratan karantina untuk pasien yang pulang. Mereka juga mengganti istilah "relaps" menjadi"redetected" dalam menggambarkan pasien yang dites positif lagi.

baca juga: Ribuan Penerima BST di Padang Tidak Terima Bantuan Tahap 12/13

Pejabat kesehatan setempat menjelaskan pasien yang pulih kembali dinyatakan positif karena tes tersebut, yang dikenal sebagai tes diagnostik polymerase chain reaction (PCR), secara salah mengidentifikasi materi virus mati sebagai infeksi Covid-19 aktif. Tidak jelas apakah negara dan produsen pengujian berupaya memperbaiki, atau telah memperbaiki, cacat pengujian ini.

Temuan Korea Selatan dapat mewakili perkembangan penting dalam menentukan kekebalan yang selamat, yang menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat masih belum dipahami.

baca juga: Amerika Tarik Tentara dari Afganistan, Dimulai 1 Mei Hingga 11 September

Editor: Ramadhani