Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Payakumbuh Lacak Klaster Pejabat Pemko yang Positif

Kadiskes Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kadiskominfo Jhon Kenedi saat umumkan 6 tambahan kasus positif COVID-19 di Payakumbuh
Kadiskes Payakumbuh dr. Bakhrizal didampingi Kadiskominfo Jhon Kenedi saat umumkan 6 tambahan kasus positif COVID-19 di Payakumbuh (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Payakumbuh umumkan penambahan 6 kasus positif di hari lebaran, Minggu 24 Mei 2020. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kadiskes dr. Bakhrizal didampingi Kadiskominfo Jhon Kenedi via Zoom Meeting.

Kadiskes Payakumbuh mengatakan lima pasien positif COVID-19 yang diumumkan tersebut masih satu klaster dengan kasus sebelumnya. Tapi untuk satu pasien yang merupakan seorang pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh masih tengah dilacak untuk memastikan klasternya.

baca juga: WHO: Masih Ada Harapan untuk Mengendalikan Wabah COVID-19

"Benar, hari ini kita umumkan ada penambahan 6 kasus positif COVID-19. Umumnya masih satu klaster dengan sebelumnya, tapi untuk Pak YA masih kita lacak. Sebab kalau masih klaster kota berarti di antara kita ada yang OTG dan itu harus kita telusuri. Kemudian kalau bukan klaster kota, itulah yang juga harus kita lacak lagi agar tidak meluas," kata dr. Bakhrizal yang akrab disapa Pak Bek.

Ia mengaku bahwa saat ini Tim Gugus Tugas masih terus menelusuri dan termasuk orang-orang yang pernah kontak dengan yang enam orang ini. Hingga saat ini dikatakan Pak Bek, tercatat puluhan orang telah dilacak karena pernah kontak dengan yang bersangkutan.

baca juga: KPK Cium Modus Dana Anggaran Penanganan COVID-19 Dipakai Buat Pilkada

"Saat ini untuk Pak YA, kita berasumsi ada OTG yang kontak dengan beliau dan OTG tersebut tidak dikenal. Tapi untuk yang 4 orang dari Kelurahan Payobadar, mereka kontak dengan DP yang berjualan di dekat Simpang Sicincin dan 1 orang yang tinggal di Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diateh itu kontak dengan yang di masjid Muhammadiyah," katanya.

Keenam orang yang diumumkan positif dihari lebaran Idul Fitri ini adalah inisial YA, Kalaksa BPBD Payakumbuh yang beralamat di Perumahan Pulutan Tanjung Pati, Lima Puluh Kota dan empat orang yang beralamat di Kelurahan Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur yaitu inisial S (44 tahun), RP (25 tahun) AQ (6 tahun), dan SK (8 tahun). Kemudian inisial EM yang beralamat di Lingkungan Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diate, Payakumbuh Utara.

baca juga: Jumlah Pasien Positif Corona Melonjak Jadi 74.018 Orang di Indonesia

Sementara itu, Pak Bek menambahkan bahwa 3 orang pasien positif dibawa ke Padang yaitu S, RP, dan EM. Kemudian YA dirawat di RSUD Adnan WD dan 2 pasien anak-anak AQ dan SK dilakukan isolasi mandiri di Rumah Gadang Kaum yang diawasi oleh keluarga bekerjasama dengan pihak Puskesmas Air Tabit.

"Langkah antisipasi telah dilakukan sejak kemaren dengan penyemprotan disinfektan ke rumah masing-masing pasien positif. Kemudian untuk kasus ini semuanya masuk data Kota Payakumbuh meskipun YA berdomisili di Tanjung Pati, Lima Puluh Kota," katanya.

baca juga: Sekolah Tak Jadi Dibuka, Siswa SMA/SMK di Sumbar Belajar Virtual Mulai Senin Sore

Adanya penambahan ini mencatatkan jumlah total pasien positif COVID-19 di Kota Payakumbuh berjumlah 14 orang. Kemudian untuk update informasi sembuh, saat ini masih sama dengan yang sebelumnya yaitu 5 orang dan belum ada penambahan lainnya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera